Peristiwa Daerah

Keseruan Festival Musik Pengantar Sahur, dari Pakaian Adat hingga Atraksi Semburkan Api

Kamis, 30 Maret 2023 - 04:53 | 62.43k
Peserta patrol melakukan atraksi semburkan api dalam acara Festival Musik Pengantar Sahur. (Foto: Taufik Hidayat/TIMES Indonesia)
Peserta patrol melakukan atraksi semburkan api dalam acara Festival Musik Pengantar Sahur. (Foto: Taufik Hidayat/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Kemeriahan Festival Musik Pengantar Sahur yang digelar Pondok Pesantren Zainul Hasan atau Ponpes Genggong, Kabupaten Probolinggo, benar-benar menghibur masyarakat, pada Rabu (29/3/2023) malam. Pernak-pernik pakaian adat dan atraksi semburkan api dilakukan oleh peserta patrol.

Ada sekitar 60 tim patrol yang mengikuti pagelaran Musik Pengantar Sahur itu. Terdiri dari 22 tim dari lembaga pendidikan, dan 38 tim dari masyarakat umum maupun komunitas.

Advertisement

Puluhan tim patrol itu mengenakan kostum yang berbeda-beda. Dari pakaian seragam sekolah hingga pakaian adat. Bahkan ada yang rela mengecat wajahnya hanya untuk menghibur ribuan penonton di sepanjang 3 kilometer rute lomba.

Sepanjang jalan dari Pabrik Gula Pajarakan hingga halaman P5 Ponpes Genggong, seluruh peserta tak henti-hentinya menunjukkan kebolehannya. Berbagai atraksi dilakukan di sepanjang jalan, dari akrobat hingga menyemburkan api dari mulut.

Atraksi yang dilakukan itu diiringi dengan lantunan musik patrol yang terdengan riuh nan syahdu. Para peserta patrol pun saling beradu musik dengan tabuhan alat musik tradisional yang dibawanya dari kediaman masing-masing.

Lagu-lagu yang dilantunkan para peserta pun terdengar unik dan lucu. Dari musik dangdut hingga lagu-lagu pop yang diubah liriknya. Warga yang menonton di sepanjang bahu jalan dibuat sakit lantaran gelak tawa yang tak henti-henti.

"Kami persiapkan dari rumah. Sebelum tampil sudah kami rencanakan dan kami latihan dulu. Musik-musik apa saja kami siapkan. Begitu pula dengan atraksi semburan api," ungkap Ahmad, salah satu peserta patrol.

Setibanya di halaman P5 Ponpes Genggong, seluruh tim diwajibkan untuk naik ke atas panggung untuk menunjukkan musik andalannya di hadapan ribuan penonton. Terutama musik-musik pengantar sahur yang dibuat dengan kreatifitas masing-masing.

Eits jangan salah, sepanjang perjalanan para peserta sudah dipantau oleh panitia. Mereka telah menggantongi nilai dari hasil pantauannya di jalanan. Nilai yang diambil tidak hanya dari musik yang dilantunkan saja. Melainkan juga dari penampilan dan keunikan dari masing-masing peserta.

Tak sekadar unjuk kebolehan dalam memainkan musik patrol di bulan Ramadan 2023. Peserta Musik Pengantar Sahur juga akan memperebutkan banyak hadiah menarik. Dengan hadiah utama yang disiapkan Ponpes Genggong yakni satu unit sepeda motor. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES