Festival Musik Pengantar Sahur, Lestarikan Khazanah Budaya di Bulan Ramadan
Festival Musik Pengantar Sahur (MPS) kembali digelar Pondok Pesantren Zainul Hasan atau Ponpes Genggong, Kabupaten Probolinggo, pada Rabu (29/3/2023) malam. ...

PROBOLINGGO – Festival Musik Pengantar Sahur (MPS) kembali digelar Pondok Pesantren Zainul Hasan atau Ponpes Genggong, Kabupaten Probolinggo, pada Rabu (29/3/2023) malam. Selain menjadi wadah kreasi seni, pagelaran musik patrol ini juga untuk melestarikan khazanah budaya di bulan suci Ramadan 2023.
Inisiator Festival Musik Pengantar Sahur, Gus Moh. Haris Damanhuri menyampaikan, sejatinya musik patrol ini sudah menjadi khazanah budaya Islami di negeri ini setiap bulan suci Ramadan. Oleh karenanya, perlu untuk melestarikan akan tradisi ini terus ada.
"Maka kami menjadikan tradisi patrol ini dalam kemasan event Ramadan untuk melestarikannya. Sehingga tradisi ini terus ada," ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong ini.
Menurut Gus Haris, belakangan ini musik patrol yang muncul di masyarakat sudah mulai tak karuan. Sehingga pihaknya menciptakan event itu untuk mengedukasi tentang standarisasi musik patrol yang memang sejatinya dari turun-temurun.
"Sekarang pakai sound syatem yang volume besar dan sebagainya. Padahal sejatinya musik patrol itu menggunakan alat tradisional dan memiliki musiknya sendiri. Nah dengan event ini kami ingin menyiarkan kembali dan mengingatkan pada masyarakat tentang tradisi patrol itu," jelas penanggung jawab event tersebut.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat berlangsung setiap tahun dan menjadi agenda tahunan di Kabupaten Probolinggo. Bahkan ia berencana akan mengemasnya dengan bentuk piala bergilir setiap tahun.
"Sehingga tim patrol itu akan berlomba sebaik mungkin untuk merebutkan piala itu setiap tahunnya nanti," jelas Gus Haris.
Festival MPS tersebut dibuka langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah. Pertunjukan awal dimeriahkan oleh Kereta Kesenian Sekar Tanjung. Kemudian disusul oleh sejumlah peserta patrol lainnya.
Kegiatan festival yang dihelat pada malam ke-8 bulan suci Ramadan itu dimulai dari halaman Pabrik Gula Pajarakan, dan berakhir hingga halaman P5 Ponpes Genggong.
Kegitan tahunan yang telah digelar sejak tahun 2006 ini dihadiri oleh seluruh forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo. Tak sedikit pula masyarakat yang turut menyaksikan pagelaran seni budaya tersebut di sepanjang bahu jalan.
Tak sekadar unjuk kebolehan dalam memainkan musik patrol di bulan Ramadan 2023. Peserta Musik Pengantar Sahur juga akan memperebutkan banyak hadiah menarik. Dengan hadiah utama yang disiapkan Ponpes Genggong yakni satu unit sepeda motor. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


