Sambut Libur Lebaran 2023, Pemkab Sleman Siagakan Faskes
Jelang libur lebaran 2023, Pemkab Sleman melalui Dinas Kesehatan telah menginstruksikan kepada manajemen pengelola fasilitas kesehatan atau faskes ikut siaga. ... ...

SLEMAN – Jelang libur lebaran 2023, Pemkab Sleman melalui Dinas Kesehatan telah menginstruksikan kepada manajemen pengelola fasilitas kesehatan atau faskes ikut siaga. Mulai dari rumah sakit, puskesmas, klinik, dan lain sebagainya.
Instruksi ini menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Sleman Nomor: 01/2023 Tanggal 4 Januari 2023 tentang Pelaksanaan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023 bagi Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.
"Kami telah mengeluarkan surat edaran kepada 14 rumah sakit yang ditujuk sebagai rumah sakit rujukan kegawatdaruratan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Sleman, dr Cahya Purnama M.Kes kepada TIMES Indonesia, Senin (17/4/2023).
Surat edaran kepala Dinas Kesehatan Pemkab Sleman tersebut Nomor 451/4000 tertanggal 10 April 2023.
Ke-14 rumah sakit tersebut adalah RSUP Dr Sardjito, RSUD Slema, RSUD Prambanan, RSA UGM, RS PKU Muhammadiyah Gamping, RS Bhayangkara, RS PDHI Kalasan, dan RS Panti Rini. Berikutnya, RS JIH, RS Panti Nugroho, RS Puri Husada, RSU At Turots, RS Mitra Sehat, RS Queen Latifa.
Selain itu, ada tujuh rumah sakit yang ditunjuk sebagai Rumah Sakit Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK). Rumah sakit PONEK merupakan rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan 24 jam untuk kegawatdaruratan ibu dan bayi.
"Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) di Rumah Sakit merupakan bentuk upaya penyediaan pelayanan bagi ibu dan bayi baru lahir secara terpadu,” terang Cahya.
Ke-7 rumah sakit PONEK yaitu RSUP Dr. Sardjito, RSUD Sieman, RSUD Prambanan, RSA UGM, RSKIA Sadewa, RSU Sakina Idaman, dan RSU PKU Muhammadiyah Gamping
Sedangkan untuk Puskesmas yang ada di Kabupaten Sleman agar meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya pelayanan pada mulai tanggal 19 April 2023 s.d. 25 April 2023. "Puskemas dengan Rawat Inap di Kabupaten Sleman tetap buka 24 jam,” tandas Cahya.
Cahya menerangkan, untuk Puskesmas non Rawat Inap tetap buka. Namun, pelayanan terbatas mulai pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB pada tanggal 19 April 2023 hingga . 25 April 2023. Jadwal piket di luar jam kerja Puskesmas dengan piket jaga sesuai standar (Dokter, bidan/perawat, dan Administrasi)
Selain itu, Puskesmas juga menyiapkan Pertolongan Pertama pada Penyakit (P3P) dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Termasuk menyiapkan ambulans beserta pengemudi siaga 24 jam untuk rujukan maupun untuk bantuan evakuasi korban jika diperlukan.
Sedangkan koordinasi ambulans gawat darurat medis pra Rumah Sakit di wilayah Kabupaten Sleman, beber Novi Krisnaeni dapat menghubungi Call Center Sleman Emergency Services (SES) di nomor 0274-8609000 atau 08112668900.
Tidak hanya itu, Puskesmas agar melakukan identifikasi ibu hamil resiko tinggi yang HPL dalam rentang tanggal 19 April 2023 hingga 25 April 2023 dan selalu berkoordinasi dengan Puskesmas PONED dan Rumah Sakit PONEK.
Menurutnya, Puskesmas Rawat Inap selalu menyiagakan tim PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
"PONED merupakan pelayanan untuk menanggulangi kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal yang terjadi pada ibu hamil, ibu bersalin maupun ibu dalam masa nifas dengan komplikasi obstetri yang mengancam jiwa ibu maupun janinnya,” paparnya.
PONED merupakan upaya pemerintah dalam menanggulangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia.
Selain itu, Cahya mengingatkan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) makanan atau penyakit. Sehingga Jika ada kasus yang dicurigai. Keracunan makanan misalnya, segera menghubungi Dinas Kesehatan Pemkab Sleman. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


