Advertisement
Peristiwa Daerah

Maju di Pileg 2024, Mas Abu Mundur dari Jabatan Wali Kota Kediri

Abdullah Abu Bakar mundur diri dari jabatannya sebagai Wali Kota Kediri, setelah memastikan maju dalam pemilihan legislatif DPRD Jatim di Pemilu 2024.  ... ...

TIMES Indonesia,
Maju di Pileg 2024, Mas Abu Mundur dari Jabatan Wali Kota Kediri
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (Foto: Yobby/TIMES Indonesia)
A-AA+

KEDIRI Abdullah Abu Bakar mundur diri dari jabatannya sebagai Wali Kota Kediri. Sosok yang biasa disapa Mas Abu tersebut mundur setelah memastikan maju dalam pemilihan legislatif DPRD Provinsi Jawa Timur di Pemilu 2024 mendatang. 

Mas Abu menuturkan pengunduran dirinya tengah dalam proses dan diperkirakan akan selesai pada sekitar bulan November. Berdekatan dengan momen  penetapan dirinya sebagai calon legislatif nanti. "Saya sudah mengundurkan diri," ujarnya, Jumat (11/05/2023). 

Advertisement

Pengunduran diri itu sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota. 

Dalam PKPU tersebut tercantum bahwa kepala daerah, wakil kepala daerah, TNI-Polri, ASN, jajaran direksi BUMN -BUMD yang maju sebagai calon legislatif harus mundur dari jabatannya dengan dinyatakan melalui surat pengunduran diri yang tidak bisa ditarik. 

Mas Abu sendiri telah terdaftar sebagai Bacaleg DPW PAN Jawa Timur untuk DPRD Provinsi Jawa Timur dengan daerah pemilihan (dapil) VIII Kota dan Kabupaten Kediri.

Selain dirinya, dua kader PAN Kota Kediri yakni Reza Darmawan dan Kholifi Yunon juga turut maju sebagai bacaleg DPRD Provinsi Jatim. Keduanya adalah anggota DPRD Kota Kediri. 

Mas Abu menjelaskan, tidak menutup kemungkinan dirinya akan maju ke pemilihan legislatif DPR RI. Hal itu sembari melihat keputusan sistem Pemilu 2024 nanti, apakah terbuka atau tertutup. "Sementara ini di provinsi, tapi juga tergantung perintah partai," tambahnya. 

Advertisement

Memutuskan maju ke pileg DPRD Provinsi Jawa Timur, menurut Mas Abu adalah sebuah kelanjutan dari upaya membantu masyarakat. Prinsip itu juga yang ia pegang saat menjadi Wakil Wali Kota (1 periode) dan kemudian menjadi Wali Kota (2 periode). 

Setelah selesai menjadi Wali Kota, Mas Abu menambahkan dirinya diminta untuk kembali maju. Kali ini melalui legislatif, demi untuk membantu masyarakat. "Jadi prinsipnya itu. Ingin berguna bagi masyarakat. Karena terbiasa di politik, biasa di eksekutif diminta masuk ke legislatif. Untuk membantu masyarakat," tuturnya. 

Abdullah Abu Bakar sendiri dilantik sebagai Wali Kota Kediri untuk periode kedua pada April 2019 lalu, ditemani almarhumah Lilik Muhibbah sebagai wakilnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yobby Lonard Antama Putra
PenulisYobby Lonard Antama PutraPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia