Malihat Potensi Pariwisata Mangrove di Daerah Industri Gresik
Pengembangan pariwisata mangrove di Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik terus dilakukan. Salah satunya di Bantaran Kalimireng, Desa Manyarsidomukti. ...

GRESIK – Pengembangan pariwisata mangrove di Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik terus dilakukan. Salah satunya di Bantaran Kalimireng, Desa Manyarsidomukti.
Berada berdekatan dengan kawasan industri, hutan mangrove di Manyar tetap bagus dan rindang. Ini merupakan upaya komitmen pelestarian lingkungan.
Kepala Desa Manyarsidomukti Ach Chasin, SAB mengatakan, pemdes bersama seluruh unsur masyarakat sangat serius menata kawasan hutan mangrove tersebut.
Dengan modal hutan mangrove seluas 5 hektar, nantinya kawasan tersebut bakal disulap menjadi lebih menarik dengan dilengkapi arena olahraga, di antaranya berupa jogging track dan kawasan bermain untuk anak anak.
"Sebenarnya sebelum adanya Covid , arena jogging track sudah ada. Namun karena adanya pandemi, semua sarana tersebut rusak karena tidak terawat mengingat situasi yang mengharuskan orang harus lebih banyak di rumah. Sekarang tempat itu sengaja kami tutup, karena proses perbaikan yang lebih baik," ujarnya, Rabu (17/5/2023).
Chasin mengatakan, lokasi Wisata Mangrove gampang ditempuh dari jalan raya Nasional Gresik - Lamongan. Ancar-ancarnya, dari Tugu Manyar masuk lalu lurus sepanjang 2,5 Km hingga berakhir di Bantaran Kali Mireng yang terdapat Kawasan Hutan Mangrove.
Selain Kawasan Hutan Mangrove, Pemerintah Desa Manyarsidomukti sekarang juga gencar mempromosikan salah satu hasil kearifan lokal masyarakat setempat.
Karya seni ini diberi nama Batik Bogem. Sebuah murni karya masyarakat Desa Manyarsidomukti, sebagai salah satu ciri khas desa pesisir.
Batik Bogem, kata dia sekarang menjadi seragam resmi Pemdes, LPM, BPD dan PKK Desa Manyarsidomukti. Diajuga mempromosikan secara langsung maupun melalui jejaring online.
"Harapannya tentu saja, karya asli masyarakat Desa Manyarsidomukti ini bisa diterima dan dikenal luas masyarakat Indonesia, serta dunia," tambah Kades Chasin menanggapi potensi wisata mangrove di daerah industri Gresik. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


