Bupati Sumba Timur: Gebyar SMK Jadikan Agenda Rutin untuk Kemajuan

TIMESINDONESIA, SUMBA TIMUR – Bupati Kabupaten Sumba Timur NTT Khristofel Praing berharap kegiatan Gebyar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kabupaten Sumba Timur dijadikan agenda rutin untuk kemajuan sekolah kejuruan ini.
“Kami sudah buka Gebyar SMK se-Kabupaten Sumba Timur pada Senin (22/5/2023) kemarin. Agenda ini kita harapkan menjadi agenda rutin demi kemajuan SMK-SMK di Kabupaten Sumba Timur,”kata Khristofel, Selasa (23/5/2023).
Advertisement
Menurutnya, kegiatan gebyar yang digelar kali kedua di Kabupaten Sumba Timur ini sangat bermanfaat dan berdampak positif konstruktif. Karena itu, atas nama jajaran pemerintah Kabupaten Sumba Timur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Bupati Sumba Timur menyampaikan, penyelenggaraan gebyar SMK merupakan ajang gelar kreativitas bagi anak yang bertepatan dengan bulan peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional 2023.
Selain itu, lanjut dia, dapat menjadi momen strategis bagi para siswa SMK sebagai generasi muda Sumba Timur untuk mengeksplore potensi diri dan menjadi media dalam menemukan minat serta kegemaran sebagai cikal bakal dalam pengembangan kuailtas diri kedepan.
Selain itu, kata Khristofel, kegiatan gebyar SMK merupakan suatu jembatan untuk memfasilitasi potensi setiap siswa dengan kemampuan dan keahliannya dalam memanfaatkan alat-alat praktik utama yang modern dan mutakhir.
Harapannya, lanjut Bupati Sumba Timur, para investor yang datang ke Sumba Timur yang akan membangun dan mengembangkan indutri pabrik ataupun perhotelan di Sumba Timur tidak lagi mempekerjakan tenaga-tenaga dari luar.
“Jadi dengan keterampilan mereka anak daerah Sumba Timur ini kita tidak lagi datangkan pekerja dari luar seperti dari Bali dan Jawa ataupun daerah lainnya. Saya tahu saat ini alat-alat praktik utama yang ada di SMK-SMK sudah bersifat modern dan mutakhir yang mampu menjawab harapan dunia usaha dan industri,” ujar Bupati Sumba Timur.
Khristofel menyebut, melalui kegiatan gebyar SMK ini dapat diketahui bahwa hadirnya SMK-SMK dapat menambah kreativitas anak sekaligus mengurangi angka pengangguran.
“Yang pasti, kedepannya setiap alumni SMK akan menjadi tenaga kerja terampil yang siap pakai dengan kemampuan yang tidak perlu diragukan lagi,” tegasnya.
Bupati Sumba Timur menambahkan, untuk membentuk anak kreatif dan cerdas tidak hanya cukup memberikan pendidikan intelektual saja namun perlu diimbangi dengan pendidikan yang mampu mengasah kreatifitas anak.
“Anak dengan IQ yang tinggi belum tentu tumbuh menjadi anak yang cerdas dan kreatif. Sementara kreativitas yang dimiliki setiap individu menjadi modal penting bagi individu dalam menghadapi perkembangan jaman,” tuturnya.
Bupati Sumba Timur menyebutkan, anak dengan kemampuan intelektual yang baik dan kreatifitas yang tinggi mampu berpikir dengan cara multi dimensional sehingga mereka selalu siap dan mampu beradaptasi dalam menghadapi perkembangan kondisi dan sosial disekitarnya.
“Untuk itu, saya harap semoga kegiatan ini menjadi media pengembangan kreativitas dan wawasan anak-anak SMK di Kabupaten Sumba Timur sekaligus menjadi stimulan bagi penyeleggara kegiatan serupa di kemudian hari,” pungkas Bupati Sumba Timur ini. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Hendarmono Al Sidarto |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |