Peristiwa Daerah

Kepala Bakesbangpol Jatim Petakan Daerah Rawan Konflik Jelang Tahun Politik

Kamis, 08 Juni 2023 - 09:56 | 110.50k
Direktur Kewaspadaan Nasional Kemendagri, Sri Handoko Taruna bersama Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto saat membuka Rakor Kesbangpol Peningkatan Peran Forkopimda dalam Mensukseskan Pemilu 2024 di Surabaya, Rabu (7/6/2023) malam.(Foto
Direktur Kewaspadaan Nasional Kemendagri, Sri Handoko Taruna bersama Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto saat membuka Rakor Kesbangpol Peningkatan Peran Forkopimda dalam Mensukseskan Pemilu 2024 di Surabaya, Rabu (7/6/2023) malam.(Foto
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Kabar bohong atau berita hoaks menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai terutama memasuki tahun politik 2024. Direktur Kewaspadaan Nasional Kemendagri, Sri Handoko Taruna bersama Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto mengimbau publik agar jeli menyaring informasi. 

Karena setiap menjelang momen Pemilihan Umum atau Pemilu, terjadi disrupsi penyebaran informasi hoaks di masyarakat. Banjir informasi bohong tersebut berpotensi memecah belah masyarakat di tengah suhu politik yang kian menghangat.

Advertisement

Direktur Kewaspadaan Nasional Kemendagri, Sri Handoko Taruna, S.STP, MSi mengatakan,  2023-2024 sangat berkaitan erat dengan kenaikan suhu politik di berbagai daerah.  

"Masyarakat akan terkotak-kotak menjadi beberapa kelompok, sehingga berpotensi menimbulkan sebuah konflik," katanya saat membuka Rakor Kesbangpol Peningkatan Peran Forkopimda dalam Mensukseskan Pemilu 2024 di Surabaya, Rabu (7/6/2023) malam. 

Maka dari itu, fungsi kewaspadaan dini dan cegah dini dari pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat dalam memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban umum perlu ditingkatkan.

"Semua unsur harus memiliki komitmen bersama dari seluruh pihak yang terlibat. Jangan ada upaya memberikan informasi hoaks yang berpotensi menimbulkan gesekan dan memecah belah masyarakat. Bila ada permasalahan, agar dikoordinasikan dengan pihak terkait," demikian tegas Sri Handoko.

Ia berharap pemerintah provinsi, pemerintah daerah, KPU dan Bawaslu harus menjalin koordinasi dan sinergitas yang kuat.

"Di sini pentingnya saling memahami akan tugas dan fungsi dari masing-masing komponen bangsa," tambahnya.

Pengikisan ego sektoral yang selama ini sering menjadi penghambat dalam fungsi koordinasi dan konsolidasi turut menjadi poin utama yang harus segera diselesaikan.

"Karena dengan demikian akan lebih mudah tercipta suatu kondisi kerjasama yang baik dalam upaya suksesnya Pemilu 2024 khususnya di provinsi, kabupaten dan kota yang ada di Jawa Timur," ujarnya 

Di tempat yang sama, Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto mengatakan bahwa menjelang Pemilu, Bakesbang daerah perlu melakukan pemetaan kerawanan untuk mengantisipasi konflik.

"Tiap bulan daerah perlu membuat pemetaan kerawanan, antisipasi konflik. Terutama di Pamekasan, Sampang dan Bangkalan. Kebetulan pas bersamaan dengan Pilkades bangkalan mudah-mudahan tidak jadi residu Pilpres 2024. Untung diundur, tolong diantisipasi," ungkapnya kepada peserta rakor dari Bakesbangpol se-Jatim.

Eddy juga mengingatkan sejumlah kerawanan lain yang berpotensi menimbulkan erusuhan.

"Konflik perguruan silat juga perlu diantisipasi, terutama Madiun dan sekitarnya. Karena sebagian dari mereka atau pimpinan menjadi calon, sehingga  jangan sampai hal ini dikaitkan dengan perguruan silat,sehingga muncul kerawanan," terangnya.

Menurutnya, sosialisasi  menjadi hal yang sangat penting untuk mengantisipasi kerawanan jelang Pemilu.

"Ini tidak hanya tugas KPU dan Bawaslu. Kesbangpol juga perlu membantu sosialisasi. Misalnya Sabtu Minggu di pesantren maupun di sekolah,bisa lewat daring," ujar Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto. 

Sebagaimana diketahui, Kabar bohong atau berita hoaks menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai terutama memasuki tahun politik 2024.  Direktur Kewaspadaan Nasional Kemendagri, Sri Handoko Taruna bersama Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto mengimbau publik agar jeli menyaring informasi.(*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES