Motor Pengunjung Wisata Air Terjun Tirai Bidadari Probolinggo Hilang
Motor Honda Beat milik seorang pengunjung wisata Air Terjun Tirai Bidadari di Desa Jangkang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jatim, hilang tanpa jejak di tempat p ...

PROBOLINGGO – Motor Honda Beat milik seorang pengunjung wisata Air Terjun Tirai Bidadari di Desa Jangkang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jatim, hilang tanpa jejak di tempat parkir, tak jauh dari lokasi air terjun baru-baru ini.
Hilangnya motor bernopol N 5173 PY milik Dian Setiawati, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, setelah ditinggal ke wisata Air Terjun di lokasi parkir. Hilangnya motor tersebut menjadi viral di sosial media TikTok.
Sebagian komentar dari warganet menganggap, motor itu hilang dibawa atau disembunyikan mahluk gaib, karena di lokasi air terjun biasanya ada penunggu atau dedemit. Video berdurasi 1 menit 28 detik yang diunggah di akun TikTok itu lantas beredar di perpesanan WhatsApp.
Dari keterangan Dian Setiawati (korban), motor itu dibawa anaknya yakni Adam Sya’bani bersama 12 orang temannya ke wisata Air Terjun tersebut. Namun dari ketarangan anaknya, ada yang aneh, kerena motor miliknya itu sedang diparkir, di lokasi parkir itu ada sejumlah orang yang berjaga, bahkan petugas memberikan kartu parkir.
“Motor itu dipakai anak saya ke wisata Air Terjun bersama temen-temennya, mau jalan-jalan sama liburan kata anak saya. Namun kok aneh ya, saat motor saya itu hilang, petugas parkir itu juga hilang,” terangnya Selasa (13/6/2023).
"Ada enam motor yang dibawa anak saya dan teman-temannya. Semuanya diparkir di parkiran, itu semua dapat nomor parkir mas. Ya, parkiran resmi itu sudah dari wisata itu," terangnya lagi.
“Motor saya hilang, begitu juga tukang parkirnya sudah tidak ada di lokasi parkir lagi. Dia duah hilang meninggalkan tugas jaga parkirnya,” tambah Dian.
Setelah menanyakan motornya, petugas wisata mengatakan tukang parkir yang ditemuinya bukan merupakan petugas asli dari wisata Air Terjun Tirai Bidadari."Saya sudah laporan ke Polres Peobolinggo, mas. Sampai sekarang masih belum dipanggil ke Polres lagi," tuturnya.
Kepala Desa Jangkang Sunraji mengatakan, wisata tersebut tidak dikelola pihak pemerintah desa, melainkan dikelola secara swadaya masyarakat setempat. Atas kejadian tersebut pihaknya beserta Polsek setempat meminta keterangan kepada beberapa warga yang diduga sebagai pelaku, namun sayangnya sampai saat ini masih belum menemukan titik terang.
"Dari keterangan yang kami peroleh dua petugas parkir yang diduga pelaku pencurian bukan petugas sebenarnya. Sementara karcis yang dibagikan tersebut tidak disimpan rapi oleh pengelola. Hanya ditaruh begitu saja dekat parkir,” ungkap Sunraji.
Sementara itu, Kapolsek Tiris Iptu Agus Nurfadianto menjelaskan, saat kejadian tersebut korban didampingi kepal dasa setempat untuk melapor kehilangan sepeda motor korban. Namun, sampaisaat ini korban belum menyertakan surat kelengkapan kendaraanatau surat bukti kepemilikan motor yang hilang.
"Laporannya kami terima. Tapi kita untuk menerbitkan SP itu kan menunggu suratnya sepeda motor itu, surat kelengkapan atau bukti kepemilikan, dan sampai sekarang saya tunggu untuk membawa surat itu ke Polsek, korban masih datang,” tandasAgus, soal hilangnya motor di wisata Air Terjun Tirai Bidadari di Kabupaten Probolinggo. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


