GM FKPPI Gorontalo Dukung Program Kakanda Pemkab Bone Bolango untuk Penurunan Angka Stunting
Ketua PD XXX GM FKPPI Gorontalo Reni Widiawati menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Gorontalo dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bone Bolango.

GORONTALO – Ketua PD XXX GM FKPPI Gorontalo Reni Widiawati menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Gorontalo dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bone Bolango.
Rere, begitu akrab dipanggil, pun menyambut baik program pemerintah setempat yang saat ini dicanangkan melalui program Kakanda.
Program Kakanda merupakan akronim dari Kebun, Kandang, dan Kolam. Melalui program ini, masyarakat di Kabupaten Bone Bolango akan diajak untuk berkebun dan menanam sayur-sayuran guna mendukung gizi keluarga, terutama gizi anak-anak.
Selain itu, program ini juga memberikan bantuan kepada masyarakat agar mereka dapat memiliki kandang ayam petelur dan kolam ikan yang nantinya akan menjadi sumber pangan bergizi bagi anak-anak.
Kader GM FKPPI Gorontalo, lanjut Rere yang juga lulusan Akademi Kebidanan Wira Husada Nusantara Malang, ini siap untuk membantu pelaksanaan program ini demi menyelamatkan kualitas generasi masa depan.
Rere menyampaikan bahwa upaya penurunan angka stunting tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak, termasuk organisasi kepemudaan seperti GM FKPPI.
"Dalam melaksanakan program Kakanda, kami akan berperan aktif dalam sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan bagaimana cara menjaga kualitas konsumsi pangan keluarga. Kami juga akan membantu dalam pendampingan teknis, mulai dari persiapan lahan untuk kebun, pembuatan kandang ayam, hingga pengelolaan kolam ikan," sambung Rere
Rere menambahkan melalui program Kakanda, diharapkan masyarakat di Kabupaten Bone Bolango akan lebih sadar akan pentingnya asupan gizi yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.
“Dengan adanya kebun, kandang, dan kolam di setiap rumah tangga, diharapkan akan tercipta lingkungan yang mendukung gizi keluarga secara berkelanjutan,” pungkas Rere. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


