Dandim 0809 Kediri Ingin Masyarakat Rasakan Manfaat Terbaik TMMD
Sudah tujuh bulan Letkol Inf Aris Setiawan SH menjabat sebagai Komandan Kodim 0809/Kediri. Sebelum bertugas sebagai Dandim Kediri, ia pernah bertugas di ujung barat dan ...

KEDIRI – Sudah tujuh bulan Letkol Inf Aris Setiawan SH menjabat sebagai Komandan Kodim 0809/Kediri. Sebelum bertugas sebagai Dandim Kediri, ia pernah bertugas di ujung barat dan bagian timur Indonesia.
Lulusan Akmil 2003 itu mengawali tugasnya dengan bertugas sebagai Danramil Lok Khruet di wilayah Aceh Jaya. Baru satu bulan bertugas, tantangan berat datang menghampiri.
Letkol Inf Aris Setiawan SH merupakan salah satu saksi hidup peristiwa tsunami Aceh tahun 2004. "Wilayah kecamatan saya depannya sudah pantai. Jaraknya 300-400 meter. Jadi saksi saat gempa, laut kering sampai air datang," tuturnya, Kamis (27/07/2023).
Setahun kemudian, pria asli Blora, Jawa Tengah itu bergeser ke Batalyon 112 Dharma Jaya Banda Aceh. Setelah hampir 10 tahun bertugas di provinsi yang terletak di ujung barat Indonesia tersebut, pada 2013, pria kelahiran 1982 itu mengikuti pendidikan.
Penugasan kemudian membawanya ke wilayah timur Indonesia. Di wilayah ini, Letkol Inf Aris Setiawan SH bertugas pada sejumlah satuan di bawah naungan Kodam IX/Udayana. Mulai di Brigif 21/Komodo, Yonif 742, dan terakhir di Rindam IX/Udayana.
Setelah mengikuti Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2017, bapak dua anak itu kembali bertugas di Pulau Jawa, tepatnya di Kodam V/Brawijaya yang bermarkas di Surabaya.
"Sebagai Pabandya Dik, lalu ditugasi sebagai Komandan Batalyon 500/Sikatan. Kemudian pada Desember 2022 diamanahi sebagai Dandim 0809 Kediri," tuturnya.
Indonesia dikenal sebagai bangsa yang kaya akan keanekaragaman budaya. Bertugas di sejumlah wilayah dengan budaya khas masing-masing, menurut Letkol Inf Aris Setiawan , ada satu hal yang tetap terjaga. "Toleransi beragamanya sangat kuat," ujarnya.
Ingin Masyarakat Rasakan Manfaat Terbaik TMMD
Kodim 0809 Kediri selama beberapa pekan terakhir tengah fokus pada pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 117. Letkol Inf Aris Setiawan SH menceritakan TMMD 117 telah direncanakan dari tahun 2022 lalu.
Masyarakat telah melapor ke pihak TNI melalui Babinsa tentang kondisi air bersih yang kurang, kerusakan jalan sehingga membuat sulit angkutan pertanian, kondisi rumah yang tidak layak huni, dan serta juga kerusakan puskesmas pembantu. Letkol Inf Aris Setiawan SH berharap target fisik TMMD 117 bisa selesai sesuai waktu yang direncanakan.
Dengan makin cepat selesai, masyarakat bisa secepat merasakan manfaat terbaik dari TMMD 117. "Nanti hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Jalan sudah bagus, rumah layak huni. Tandon sudah siap air bersih, puskemas bisa dioperasikan lagi, mushola juga lebih nyaman digunakan untuk beribadah," tuturnya.
Selain program fisik, TMMD 117 juga memiliki target non fisik. Baik itu terkait kesehatan, pendidikan sampai wawasan kebangsaan. Kegiatan wawasan kebangsaan sendiri beberapa waktu lalu diikuti sejumlah anggota perguruan silat yang ada di Kota dan Kabupaten Kediri.
Nantinya melalui TMMD, diharapkan bisa mengurangi gesekan yang terkadang terjadi. "Lewat TMMD, nanti juga akan ada kegiatan bersama antar perguruan silat," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


