Advertisement
Peristiwa Daerah

18 Hektar Lahan Hutan di Gondang Mojokerto Terbakar, Diduga Ulah Pemburu Satwa

Kebakaran lahan dan hutan (karhutla) kembali terjadi di Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Rabu (16/8/2023). ...

TIMES Indonesia,
18 Hektar Lahan Hutan di Gondang Mojokerto Terbakar, Diduga Ulah Pemburu Satwa
Petugas gabungan pada saat memadamkan api dengan alat seadanya di Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Rabu (16/8/2023) (FOTO: Dok. BPBD Kabupaten Mojokerto)
A-AA+

MOJOKERTO Kebakaran lahan dan hutan (karhutla) kembali terjadi di Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Rabu (16/8/2023). Setidaknya 18 hektar areal hutan jati sawit hangus terbakar. Lahan yang terbakar ini merupakan wilayah Tahura R. Soerjo. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan bahwa lahan yang terbakar tergolong dalam areal vegetasi gambut.

Advertisement

Naasnya, karhutla ini terjadi diduga karena ulah perburuan hewan. Para petugas BPBD, Tahura R Soerjo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Koramil, dan Polsek setempat berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya.

"Penyebab kebakaran ini pembakaran atau perburuan hewan liar. Lahan yang terbakar tergolong vegetasi gambut, sempu, bambu, dan ilalang," terangnya.

Khakim menerangkan bahwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Baru sekitar pukul 18.10 WIB api baru benar-benar dinyatakan padam. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. BPBD masih menghitung kerugian akibat peristiwa ini. Masyarakat diharapkan agar selalu waspada. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Thaoqid Nur Hidayat
PenulisThaoqid Nur HidayatSarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Jombang. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2022. Meliput berbagai topik meliputi lifestyle, pariwisata, hukum, lingkungan, dan isu ketidaksetaraan dalam ekonomi, sosial, dan politik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia