Sumba Timur Berambisi Menjadi Kabupaten Fashion Tenun Ikat Tradisional di Indonesia

TIMESINDONESIA, SUMBA TIMUR – Bupati Kabupaten Sumba Timur, Khristofel Praing, berbicara tentang rencana ambisiusnya untuk menjadikan Sumba Timur sebagai pusat fashion tenun ikat tradisional Indonesia.
Dia berbicara tentang hal ini sebagai bentuk antusiasme dan kreativitas yang ditunjukkan oleh masyarakat Sumba Timur.
Advertisement
“Selama pawai karnaval yang diselenggarakan baru-baru ini, kami melihat betapa semangat, kreatif, dan kreasi masyarakat. Mereka merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-78 dengan antusias, mengenakan pakaian adat Sumba Timur. Ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa," ujarnya pada Rabu (22/8/2023).
Khristofel melihat Karnaval sebagai media edukasi untuk generasi muda mengenai pakaian adat dan budaya Kabupaten Sumba Timur. Dia juga mencatat bahwa berbagai kreativitas adat Sumba Timur dapat tergali dan disalurkan melalui kegiatan tersebut.
Dia berharap bahwa Waingapu Culture Carnaval Festival bisa menjadi bagian dari promosi wisata, menekankan bahwa Sumba Timur adalah salah satu destinasi wisata yang aman dan nyaman di Pulau Sumba, NTT.
Dalam pandangan Khristofel, pengembangan tenun ikat Sumba Timur adalah bagian penting dari strategi wisata daerah, bertujuan untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja dan mendorong pembangunan.
Selain itu, Khristofel juga berkomitmen untuk mempromosikan tenun ikat tradisional Sumba Timur sebagai bagian dari pelestarian budaya dan nilai-nilai agama, sekaligus menghargai kelestarian lingkungan.
Mempromosikan tenun ikat Sumba Timur diarahkan untuk mendorong pengembangan, pengenalan, dan pemasaran produk daerah. Ini diharapkan dapat memperkuat daya saing daerah, sebagaimana dituturkan Khristofel.
Bupati memberikan apresiasi kepada peserta karnaval, yang terampil dan berdedikasi, meskipun panas terik matahari Sumba Timur. Menurutnya, setiap kontingen menunjukkan kegagahan, keunikan, dan atraksi khas daerah mereka.
Sekadar informasi, tenun ikat adalah metode pewarnaan dan penenunan tradisional di mana benang diwarnai sebelum ditenun. Adapun tenun ikat Sumba Timur memiliki ciri khas warna dan motif yang kaya, mencerminkan warisan budaya dan spiritual masyarakat setempat.
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Faizal R Arief |
Publisher | : Rizal Dani |