Ada Tornado Api di Kebakaran Savana Bromo, Api Mulai Menjalar ke Malang
Kebakaran hutan yang disebabkan oleh flare selama proses Prewedding di Bukit Teletubies, Savana Gunung Bromo, masih terus berlanjut ...

PROBOLINGGO – Kebakaran hutan yang disebabkan oleh flare selama proses Prewedding di Bukit Teletubies, Savana Gunung Bromo, masih terus berlanjut. Bahkan, kini api telah menjalar ke Jemplang-Malang. Hingga Senin (11/9/2023) siang, petugas masih giat berupaya untuk memadamkannya. Tidak hanya itu, fenomena jilatan api yang terbawa oleh angin tornado pada Minggu (10/9/2023) siang juga telah menarik perhatian warga.
Khoirul Umam, 33 tahun, sebagai salah satu operator jasa Jip Bromo, menjelaskan bahwa kebakaran yang disebabkan oleh flare beberapa waktu yang lalu kini telah merambat ke Jemplang-Malang. Bahkan, pada Minggu (10/9/2023) lalu, api yang berkobar di wilayah Kabupaten Malang itu sempat terhempas dan terbawa oleh angin tornado. Akibatnya, api ikut terangkat dan menari di udara.
“Jadi sempat ada warga yang mengambil video pada saat api terbawa pusaran angin,” katanya.
Kepala Bagian Tata Usaha pada Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Septi Eka Wardhani, membenarkan bahwa jilatan api telah merambat hingga mencapai Savana Gunung Bromo yang masuk dalam wilayah Kabupaten Malang. Saat ini, petugas terus berupaya melakukan upaya pemadaman, termasuk menggunakan water bombing dengan melibatkan helikopter dari BNPB.
“Saat ini proses pemadaman dengan cara water bombing terus dilakukan,” katanya.
Disinggung mengenai jilatan api yang terbawa oleh pusaran angin tornado, Septi menjelaskan bahwa pusaran angin seperti itu memang sudah biasa terjadi di beberapa kawasan. Namun, karena saat ini terjadi kebakaran, maka api yang masuk ke dalam pusaran juga ikut bergerak dan menari di udara mengikuti arus pusaran angin tersebut.
"Saat kebakaran Minggu kemarin di savana gunung bromo kondisi angin cukup besar, bahkan membentuk pusaran. Dalam kondisi normal, fenomena alam seperti itu sering terjadi di kawasan lautan pasir. Kebetulan angin besar kemarin tepat berputar di titik api kebakaran," imbuhnya.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus berusaha memadamkan kebakaran di Gunung Bromo. Upaya pemadaman juga terus dilakukan dengan menggunakan water bombing. Fokus pemadaman berada di wilayah Blok Watangan dan sekitarnya.
Pengambilan air dilakukan oleh helikopter water bombing dari wilayah Wringinanom, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Kemudian, helikopter tersebut bergerak menuju titik api yang sedang membakar Savana Gunung Bromo. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


