Peristiwa Daerah

Hasil Pemeriksaan MRI, Siswi SD Gresik yang Dicolo Tidak Buta

Kamis, 21 September 2023 - 13:38 | 58.80k
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai konferensi pers di Mapolres Gresik (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai konferensi pers di Mapolres Gresik (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, GRESIK – Kasus kekerasan dan bullying yang terjadi kepada siswi SD Gresik menemui fakta terbaru. Hasil pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) korban tidak mengalami kebutaan.

Fungsi MRI adalah sebagai penunjang atau alat bantu dokter dalam memberikan diagnosis secara akurat kepada pasien mengenai masalah kesehatan yang dialami. 

Advertisement

Sebelumnya, orang tua korban bilang jika sang anak mengalami kebutaan usai dicolok kakak kelasnya di sekolah. Saat itu, korban berinisial SAH dicolok memakai tusukan bakso.

Kemarin, SAH diperiksa MRI di RS PHC Surabaya. Hasilnya, korban tidak mengalami kebutaan seperti yang diberitakan sebelumnya.

"Hasilnya tidak mengalami kebutaan, tapi memang penurunan penglihatan," kata dr Bambang Tuhariyanto Sp.M membacakan hasil MRI saat konferensi pers di Mapolres Gresik, Kamis (21/9/2023).

Dokter RS Ibnu Sina ini menyampaikan, tim akan melakukan pemeriksaan lanjutan kepada SAH. Pemeriksaan mata akan dilakukan intensif.

"Nanti akan dirawat hingga sembuh, seperti pemberian obat-obatan dan vitamin agar penglihatan kembali pulih," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan, pihaknya prihatin atas kasus yang terjadi. Apalagi, melibatkan anak-anak. Untuk itu harus bijak menyikapi.

"Sangat sedih dan prihatin yang sangat mendalam," ujarnya.

Bupati  menyampaikan, pemerintah daerah melalui Dispendik dan KBPPPA Gresik akan memberikan pendampingan ektra. Seperti pemindahan sekolah ataupun psikologis.

"Intinya harus kembali ke sekolah dan melanjutkan kegiatan beraktivitas kembali, jika ingin pindah sekolah kami fasilitasi," tutur Bupati.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyatakan berdasarkan hasil psikologi, respons korban dinilai cukup konsisten meski dilakukan berulang di waktu yang berbeda.

"Namun perlu adanya pemeriksaan lanjutan dan pendampingan dari tim psikologi," terangnya.

Berdasarkan pemeriksaaan yang dilakukan oleh dokter spesialis mata, Kapolres Gresik menyatakan tidak ditemukan pendarahan dan sobekan pada mata.

"Dan hasil visum selaput lendir bola mata juga batas normal, tidak di temukan tanda kekerasan," ucapnya menanggapi hasil pemeriksaan MRI, siswi SD Gresik yang dicolok tusukan bakso tidak buta. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES