Advertisement
Peristiwa Daerah

Pancoran Waterpark Rogojampi Banyuwangi Kembali Makan Korban

Destinasi wisata buatan Pancoran Waterpark di Dusun Pancoran, Desa Karangbendo, Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi kembali makan korban, Minggu (5/11/2023). ... ...

TIMES Indonesia,
Pancoran Waterpark Rogojampi Banyuwangi Kembali Makan Korban
Didamipingi Pemuda Pancasila, Rindi Andritia Wardhani, korban kecelakaan Water Boom Pancoran Waterpark Banyuwangi, usai mendapat perawatan di rumah sakit. (Foto: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Destinasi wisata buatan Pancoran Waterpark di Dusun Pancoran, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kembali makan korban, Minggu (5/11/2023).

Kali ini, pengunjung yang menjadi korban adalah Rindi Andritia Wardhani. Gadis asal Lingkungan Krajan, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi ini mengalami luka-luka serta luka robek menganga di bagian wajah.

Advertisement

Sontak insiden berdarah tersebut menggemparkan para pengunjung tempat wisata yang bersebelahan dengan tempat karaoke keluarga Ashika itu.

Kecelakaan bermula saat korban berwisata akhir pekan bersama keluarga di destinasi wisata buatan Pancoran Waterpark. Dia bersama rombongan pun asyik bersenang-senang selayaknya pengunjung kebanyakan.

Nasib nahas terjadi saat Rindi, sapaan akrab korban, sedang menjajal wahana Water Boom. Diduga petugas Pancoran Waterpark, mendorong terlalu kencang hingga korban terhempas dan wajahnya menghantam pinggiran lintasan. Kencangnya benturan, membuat wajah korban mengalami luka menganga.

“Yang sangat kami sesalkan, tidak ada petugas tempat wisata yang menolong, kami sendiri yang harus membopong dan membawa korban ke rumah sakit,” kata Kami Siswantoro SE, salah satu keluarga korban.

“Harusnya, demi menjaga keselamatan pengunjung, ditiap wahana, ditiap kolam renang, harus ada petugas yang berjaga,” imbuhnya.

Advertisement

Kecelakaan yang menimpa Rindi, sontak membuat para pengunjung tempat wisata Pancoran Waterpark panik. Terlebih, pihak keluarga menyebut bahwa tidak ada tindakan apapun dari petugas tempat wisata.

Melihat kondisi luka yang parah, akhirnya pihak keluarga melarikan korban ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Rogojampi.

“Kami kecewa dengan lambatnya penanganan. Jika pihak manajemen Pancoran Waterpark tidak mau bertanggung jawab atas kecacatan fisik keponakan kami, kami akan membawa kasus ini ke jalur hukum,” ungkapnya.

Guna memastikan insiden benar-benar mendapatkan perhatian pihak manajemen Pancoran Waterpark, pemerintah dan aparat hukum, pihak keluarga meminta pendampingan dari MPC Pemuda Pancasila Banyuwangi.

Sampai berita ini dirilis, TIMES Indonesia belum berhasil meminta konfirmasi dari pihak manajemen destinasi wisata buatan Pancoran Waterpark, Dusun Pancoran, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi. Kasus ini sedang dalam penanganan petugas Polsek Rogojampi Polresta Banyuwangi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia