Didik Adyotomo Gantikan Agus Rujito Jadi Kajari Batu

TIMESINDONESIA, BATU – Didik Adyotomo SH MH menggantikan Agus Rujito SH MH menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu (Kajari Batu). Pelantikan Didik dilaksanakan Selasa (7/10/2023) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.
Agus Rujito dimutasi menjadi Asisten Intelijen Kajati Daerah Istimewa Jogjakarta. Sementara Didik sebelumnya sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Mempawah di Kalimantan Barat.
Advertisement
Hari ini, Rabu (8/11/2023) dilaksanakan pisah sambut di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Kota Batu yang dihadiri Forkompimda, pimpinan OPD dan tokoh masyarakat.
"Momen ini membuat kami terharu, selama kepimpinan kami hampir 10 bulan bersama Pak Agus Rujito, banyak hal dilakukan bersama-sama, Pak Agus Rujito sangat mendukung program yang dilaksanakan oleh Pemkot Batu," ujar Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai SSTP MM.
Aries mengatakan bahwa sinergi dan kolaborasi yang selama ini dilakukan Pemkot Batu dan Kejaksaan Negeri Kota Batu berhasil mensukseskan pembangunan di Kota Batu.
"Salah satu keberhasilan yang dilakukan Pak Agus Rujito adalah melakukan penyelematan aset Pemkot Batu senilai Rp 49 miliar. Semua itu terjadi karena fasilitasi dan dukungan kejaksaan kepada Pemkot Batu," ujar Aries.
Sekadar diketahui pelantikan Kajari Batu ini dilaksanakan bersama 12 Kajari Kota dan Kabupaten di Jawa Timur antara lain Madiun, Kabupaten Mojokerto, Lumajang termasuk Kabupaten dan Kota Malang.
Agus Rujito, SH MH menjabat sebagai Kajari Batu sejak tangga 9 Maret 2023 sampai dengan 07 November 2023, selama kepemimpinan Agus Rujito, SH, MH terdapat sejumlah program dan prestasi yang telah dilakukan dan di raih oleh Kejari Batu di bawah kepemimpinan Agus Rujito, SH, MH terakhir ungkap kasus dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Bumiaji.
Sementara Didik Adyotomo, SH, MH sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Mempawah di Kalimantan Barat dan pernah mejabat sebagai Kasi Pidum pada Kejaksaan Negeri Surabaya, dan pernah menduduki jabatan di Kejati Gorontalo.
"Semoga kami bisa diterima di Kota Batu, bersinergi dan berkolaborasi bersama," ujar Didik yang berdarah Madiun namun dilahirkan di Jakarta ini. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Ferry Agusta Satrio |
Publisher | : Sofyan Saqi Futaki |