Prabowo Temui Kiai Kampung se-Indonesia di Malang, Bahas Program Sejahterakan Rakyat
Prabowo Subianto menemui ratusan kiai kampung se-Indonesia yang berkumpul di Kastil Atamimi Palace Villa Puncak Tidar, Malang, Jawa Timur, Sabtu (18/11/2023). ...

MALANG – Prabowo Subianto menemui ratusan kiai kampung se-Indonesia yang berkumpul di Kastil Atamimi Palace Villa Puncak Tidar, Malang, Jawa Timur, Sabtu (18/11/2023).
Dalam rangka kegiatan Mujadalah Kiai Kampung, Prabowo mengajak seluruh kiai yang hadir untuk berdiskusi, utamanya soal program yang dicanangkan sebagai Calon Presiden (Capres) 2024.
"Saya baru saja diundang oleh Habib Najib Atamimi dan tokoh-tokoh lainnya. Tadi tatap muka, kita bertukar pandangan dan saya paparkan sedikit program saya," kata Prabowo, Sabtu (18/11/2023).
Prabowo memaparkan berbagai program, seperti soal kesejahteraan pendidikan, masyarakat hingga petani.

Bahkan, secara tegas Prabowo mengatakan bahwa jika ia menjadi Presiden di 2024, pestisida dan pupuk akan langsung diberikan kepada petani.
"Jika saya jadi Presiden, saya pastikan pestisida dan pupuk langsung kita berikan ke petani. Mereka ini produsen masa depan Indonesia," ungkapnya.
Ia juga sempat membicarakan soal kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dimana dulunya, Prabowo dan Jokowi merupakan lawan di dua periode, namun kini Prabowo mampu bisa bersanding dan menuntaskan persoalan di Indonesia bersama Jokowi.
"Anda kan tahu, saya kalah sama Pak Jokowi, dua kali lagi. Tapi namanya insting, beliau ajak saya bergabung dan sama-sama berbakti kepada bangsa Indonesia," bebernya.

Bukan hanya itu saja, di hadapan ratusan perwakilan Kiai Kampung se-Indonesia, Prabowo juga menyentil soal sistem kapitalisme neoliberal.
Dimana, ia menilai sistem tersebut masih diterapkan di Indonesia dan tidak menyejahterakan rakyat.
"Pidato saya di 2004 sudah saya sampaikan. Ini sistem elite, yang kaya segelintir orang 1 persen saja. Nanti kekayaan menetes ke bawah, ini keliru dan tidak akan menyejahterakan rakyat," tegasnya.
Dengan begitu, ia ingin pemerintah harus bersiap kepada rakyat dan meninggalkan sistem ekonomi yang keliru.
"Salah satu kelemahan bangsa Indonesia adalah tidak menghargai bangsa sendiri. Kekayaan kita, tidak ada di kita. Pemerintah harus siap meninggalkan sistem ekonomi yang keliru ini," tegas Prabowo di hadapan ratusan kiai kampung se-Indonesia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


