Advertisement
Peristiwa Daerah

Ade Armando Minta Maaf, Wakil Ketua DPRD DIY Sebut Luka Bertahan Lama

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando telah menyampaikan permintaan maafnya atas komentarnya soal praktik politik dinasti di Yogyakarta. ... ... ...

TIMES Indonesia,
Ade Armando Minta Maaf, Wakil Ketua DPRD DIY Sebut Luka Bertahan Lama
Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana. (FOTO: Olivia Rianjani/ TIMES Indonesia)
A-AA+

YOGYAKARTA Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando telah menyampaikan permintaan maafnya atas komentarnya soal praktik politik dinasti di Yogyakarta. Menanggapi permintaan maaf tersebut, Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana meragukan atas permohonan maat yang disampaikan Ade Armando tersebut.

“Beliau sudah menyatakan permintaan maaf ya silahkan minta maaf. Tapi yang perlu diingat bahwa kalau ada luka itu kan luka itu tidak mudah hilang. Saya enggak yakin minta maafnya itu sungguh-sungguh, kan masih ada kata-kata seandainya. Itu tanda bahwa permohonan maafnya tidak tulus,” kata Huda di Kantor DPRD DIY, Selasa (5/12/2023).

Advertisement

Huda khawatir, permintaan maaf itu merupakan sikap politik dari partai yang menaunginya. Maka, Huda berharap ini bukan merupakan sikap politik.

“Apakah ini juga merupakan sikap politik dari partai yang dia apa? Saya enggak tahu. Tapi bila itu merupakan sikap politik kami, persilahkan masyarakat Jogja untuk menilai. Tapi kalau kemudian itu merupakan sikap politik, saya agak curiga kalau itu merupakan sikap politik ya mari bersama sama masyarakat Yogyakarta. Apakah melakukan punishment juga secara politik terakhir,” tandas Huda.

Huda kembali menekankan, berbagai tindakan kekecewaan masyarakat DIY terhadap pernyataan kontroversial Ade Armando itu menurutnya hal yang wajar. Maksudnya, menunjukkan warga Yogyakarta masih menginginkan keistimewaan sebagaimana dulunya seluruh warga DIY memperjuangkan hak istimewa dan sampai saat ini mereka  bersama (suara masyarakat Yogyakarta yang murni).

“Nah, apakah langkah selanjutnya? Saya kira memang ya harus dilakukan langkah langkah yang cukup tegas ya. Tidak hanya kemudian sekedar ya minta maaf silahkan minta maaf ya minta maafnya tulus apa enggak kita juga enggak ngerti kan gitu,” papar politikus PKS ini.

Huda megingatkan, keistimewaan DIY sudah jelas. Perlakuan Istimewa ini merupakan penghormatan Pemerintah Negara Republik Kesatuan Indonesia terhadap jasa-jasa Kasultanan Ngayogyakarta dan Pakualaman.

Advertisement

“Dahulu kita banyak dibantu oleh Sultan dan Keraton. Sehingga, ketika Pemerintah Indonesia memberikan keistimewaan terhadap Yogyakarta ya wajar,” pinta jelas Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

O
PenulisOlivia Rianjani Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia