Pertama, Pertandingan MMA di Atas Kapal Perang Raih Rekor MURI
Jika biasanya pertandingan MMA (Mixed Martial Art) selalu diselenggarakan di dalam gedung, kali ini pertandingan olah raga seni beladiri modern yang menggabungkan antara ...

JAKARTA – Jika biasanya pertandingan MMA (Mixed Martial Art) selalu diselenggarakan di dalam gedung, kali ini pertandingan olah raga seni beladiri modern yang menggabungkan antara tinju, gulat, dan serangan ini digelar di atas kapal perang.
Pertandingan MMA di atas Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) TNI AL bertajuk Sabuk Kasal Cup 2023 tersebut diikuti para fighter dari berbagai kelas kategori. Berbeda dengan pertandingan MMA pada umumnya, olahraga yang membutuhkan stamina besar ini dipusatkan di Geladak Helly KRI dr Soeharso-990 dan KRI Semarang-594 yang bersandar di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (9/12/2023).

Pertandingan MMA di atas kapal ini sangat istimewa. Sebab, peserta yang mengikuti kompetisi ini berasal dari bebagai kelas. Yakni, kategori kelas putra meliputi 52 kg, kelas 56 kg, kelas 61 kg, kelas 65 kg, kelas 71 kg, dan kelas 77 kg.
Pada pembukaan pertandingan MMA, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan pertandingan MMA ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL ikut membina sekaligus membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan unggul dibidang olah raga. Sehingga, para atlet ini dapat mengembangkan keterampilannya yang lebih professional.
“Ajang kejuaraan MMA ini menjadi wadah untuk memperkuat tali persaudaraan dan nasionalisme di kalangan olahragawan. Pertandingan olah raga ini sekaligus menjadi ajang pemulihan ekonomi nasional,” terang Ali yang saat menyaksikan pertandingan MMA didampingi Wakasal Laksamana Madya Erwin S. Aldedharma dan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Hudiarto Kirsno Utomo dalam siaran pers kepada TIMES Indonesia, Senin (11/12/2023).
Ali berharap, pertandingan MMA ini dapat diselenggarakan setiap tahun. Alasannya, olahraga MMA ini merupakan bagian dari cara TNI AL ikut menyukseskan program olahraga nasional yaitu Mewujudkan Indonesia Bugar, Berkarakter Unggul, dan Berprestasi Dunia. “Semoga, pertandingan ini membawa manfaat dan para atlet bisa terus berprestasi,” pinta Ali.
Presiden ABS (Anak Bangsa Sejati), Ferdinand Weimar mengatakan, ajang MMA di kapal perang ini merupakan kali pertama di dunia. Sebab, kebanyakan pertandingan MMA selalu digelar di darat dan di dalam gedung.
“Kompetisi ini akan semakin memotivasi anak-anak muda, para atlet MMA untuk terus berprestasi dan melestarikan olahraga,” terang Ferdinand didampingi Dewan Pakar ABS sekaligus penggagas kegiatan MMA, Andri Tjio.
Ferdinand menambahkan, ke depan ajang MMA (Mixed Martial Art) tidak hanya diselenggarakan di lingkungan markas TNI saja. Namun, ke depan dapat pula digelar di markas Polri. Sebab, TNI dan Polri merupakan lembaga negara yang mendapat tugas menjaga dan mengawal kedaulatan Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Sinergitas TNI, Polri, dan elemen masyarakat tentu harus selalu dijaga dan perkuat. Kami, Anak Bangsa Sejati akan menghadirkan kegiatan-kegiatan positif terutama olah raga di lingkungan TNI dan Polri,” pinta Ferdinand.
Anggota ABS (Anak Bangsa Sejati), M. Hakim mengapresiasi penyelenggaraan MMA (Mixed Martial Art). Menurutnya, pertandingan MMA di kapal perang milik TNI AL ini merupakan wujudnya sinergi yang baik antara elemen masyarakat dengan TNI. “Semoga, ke depan penyelenggaraan MMA dapat kembali diselenggarakan. Tidak hanya di Jakarta tapi di dermaga-dermaga KRI di tempat lain,” terang Hakim.
Sejumlah atlet sukses meraih kejuaraan pada pertandingan MMA yang memperebutkan Sabuk Kasal Cup 2023. Untuk partai 1 kelas 59 kg dimenangkan oleh atlet Parakale, pemenang partai 2 kelas 59 kg diraih oleh atlet Suardi, dan pemenang partai 3 kelas 61,2 kg dimenangkan oleh Serda Mar Nico Mohtadi dari Yon Tankfib 3 Mar Menkay 3.
Sedangkan partai 4 kelas 48 kg dimenangkan oleh Serda Mar M. Jingga dari Yonif 11 Mar Brigif 3 Mar, pemenang partai 5 kelas 52,2 kg diraih oleh Anggel Chaniago, pemenang partai 6 kelas 52,2 kg dimenangkan oleh Serda Mar Irfan Martulus Lubis dari Yonif 11 Mar Brignif 3 Mar, dan partai 7 kelas 58,8 kg dimenangkan oleh Ahmad Rodhi.
Selanjutnya, partai 8 kelas 77,1 kg dimenangkan oleh Simson Wandik, partai 9 kelas 66,8 kg dimenangkan oleh Risaldus Weka dan partai 10 kelas 70,3 kg diraih oleh Martin Sulaiman.
Secara simbolis, para atlet mendapatkan medali berupa sabuk yang diberikan langsung oleh Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali. Para pememang juga mendapatkan uang pembinaan dari panitia penyelenggara MMA Sabuk Kasal Cup 2023.
Menariknya, penyelenggaraan pertandingan MMA Sabuk Kasal Cup 2023 di atas gladak kapal perang ini mendapatkan perhatian dari Museum Rekor Indonesia (MURI). MURI memberikan piagam penghargaan atas perhelatan pertandingan MMA (Mixed Martial Art)yang dihelat di atas kapal perang. Alasannya, pertandingan MMA di atas kapal perang ini merupakan kali pertama di Indonesia bahkan dunia. Penghargaan MURI diberikang langsung kepada Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali. (*)
Hendro S. Baskoro
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

