Advertisement
Peristiwa Daerah

Gelar Operasi Pasar, Pemkab Morotai Subsidi Harga Ringankan Beban Masyarakat Jelang Natal

Pemerintah Kabupaten Morotai (Pemkab Morotai) menggelar operasi pasar dalam rangka pengendalian inflasi daerah dengan mensubsidi sembako demi meringankan beban masyarakat ...

TIMES Indonesia,
Gelar Operasi Pasar, Pemkab Morotai Subsidi Harga Ringankan Beban Masyarakat Jelang Natal
Pj Bupati Muhammad Umar Ali, Kadis Perindagkop Nasrun Mahasari, dan TPID foto bersama masyarakat Sabatai Baru dalam Operasi Pasar, Senin (11/12/2023). (Foto: Acun for TIMES Indonesia).
A-AA+

MOROTAI Pemerintah Kabupaten Morotai (Pemkab Morotai) menggelar operasi pasar dalam rangka pengendalian inflasi daerah dengan mensubsidi sembako demi meringankan beban masyarakat dalam menyambut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Pemkab Morotai melalui Dinas Perindagkop dan UKM setempat melakukan operasi pasar di Desa Sabatai Baru, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Morotai, Provinsi Maluku Utara, Senin (11/12/2023).

Advertisement

Operasi pasar dihadiri langsung oleh Pj Bupati Pemkab Morotai Muhammad Umar Ali dan Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Nasrun Mahasari serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

"Kegiatan Operasi Pasar yang dilakukan Dinas Perindagkop dan UKM pada Senin hari ini di Desa Sabatai Baru dalam rangka pengendalian inflasi daerah menjelang Natal 2023  dan tahun baru 2024. Operasi pasar tersebut dihadiri oleh Bupati Morotai dan Tim  Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)," ungkap Kadis Perindagkop dan UKM Morotai, Nasrun Mahasari.

Sementara, Pj Bupati Morotai Muhammad Umar Ali menyampaikan bahwa kegiatan operasi pasar dilaksanakan dalam rangka pengendalian harga dan menjaga stabilitas harga barang. Tujuannya, agar laju inflasi daerah dapat dikendalikan oleh Pemerintah Daerah di saat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

"Selain itu, kegiatan operasi pasar ini ada beberapa jenis komoditi atau barang yang sudah diintervensi atau telah disubsidi oleh Pemda Morotai, sehingga diharapkan masyarakat dapat menjangkaunya," ungkap Muhammad Umar Ali.

Adapun jenis-jenis komoditi atau barang yang telah diintervensi atau telah disubsidi oleh Pemda Morotai, yakni beras 25 kg harga toko atau distributor Rp 370 ribu per sak disubsidi sebesar Rp 60 ribu per sak, sehingga harga jual kegiatan dalam operasi pasar menjadi Rp 310 ribu per sak.

Advertisement

Beras 10 kg harga toko atau distributor Rp 150 ribu per sak disubsidi Rp 60 ribu per sak, sehingga harga jual dalam kegiatan operasi pasar Rp 90 ribu per sak. Gula pasir Rp 18 ribu per liter di toko atau distributor disubsidi Rp 5.000 per kg sehingga harga jual Rp 13 ribu per kg.

Minyak goreng dalam gelon 5 liter seharga Rp 75 ribu per gelon disubsidi Rp 25 ribu per gelon sehingga harga jualnya Rp 50 ribu per gelon. Minyak goreng saset 1 kg di toko atau distributor Rp 16 ribu per kg disubsidi Rp 5.000 per liter sehingga harga jualnya Rp11 ribu per liter. Telur  harga toko atau distributor Rp 65 ribu per rak disubsidi sebesar Rp 5.000 per rak sehingga harga jual menjadi Rp 60 ribu per rak.

Selain itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Morotai Nasrun Mahasari menambahkan bahwa kegiatan operasi pasar ini akan dilaksanakan Perindagkop selama bulan Desember dan menyebar ke semua titik di  enam kecamatan  dalam wilayah Pulau Morotai. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Abdul Halil Husain
PenulisAbdul Halil HusainPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia