Advertisement
Peristiwa Daerah

BHS Kunjungi Pasar Dukuh Kupang, Cek Infrastruktur dan APAR

BHS melihat kondisi pasar sembako yang lokasinya bersebelahan dengan terminal dan Universitas Wijaya Kusuma (UWK) tersebut ... ...

TIMES Indonesia,
BHS Kunjungi Pasar Dukuh Kupang, Cek Infrastruktur dan APAR
BHS dikerumuni emak-emak saat meninjau kondisi Pasar Dukuh Kupang Surabaya, Selasa (19/12/2023).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)
A-AA+

SURABAYA Puluhan pedagang dan pengunjung antusias menyambut kunjungan Bambang Haryo Soekartono (BHS) ke Pasar Dukuh Kupang Surabaya, Selasa (19/12/2023).

BHS melihat kondisi pasar sembako yang lokasinya bersebelahan dengan terminal dan Universitas Wijaya Kusuma (UWK) tersebut.

Advertisement

Setelah berkeliling dari satu lapak ke lapak lain, BHS mengatakan, perlu perbaikan infrastruktur. Karena genteng di lapak pedagang banyak yang bocor.

Begitu juga ketika mengunjungi pos. Alat pemadam kebakaran banyak yang sudah kadaluwarsa, sehingga ia bersama Relawan BHS Peduli membantu pihak pasar untuk mengisi ulang APAR yang ada.

"Saya lihat Infrastrukturnya perlu banyak dibenahi, banyak sekali kebocoran-kebocoran dan penerangan juga kurang, sehingga ini perlu adanya perhatian untuk agar pasar ini menjadi nyaman, termasuk juga masalah kebersihan," terang BHS yang maju menjadi Caleg DPR RI dari Dapil Surabaya-Sidoarjo tersebut.

"Dari kurang lebih sekitar 12 pemadam (APAR) itu 3 pemadam kita isi sambil menunggu isian yang lainnya dari pemerintah. Yang kita harapkan tidak boleh terlambat karena ini sangat menyangkut masalah keselamatan konsumen dan pedagang," sambungnya didampingi Caleg DPRD Kota Surabaya dari partai Gerindra Yona Bagus dari Dapil 5 dan Arieska Pertiwi dari Dapil 4. 

Selain meninjau fasilitas pasar, BHS juga menyoroti harga sembako yang mulai turun harga jelang akhir tahun. Untuk itulah pria pengusaha transportasi kelautan ini mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya karena dapat mengontrol harga kebutuhan bahan pokok seperti cabai yang turun menjadi Rp70 ribu dari Rp120 ribu perkilogramnya, begitu juga dengan telur. 

Advertisement

"Jadi ini bukti pemerintah kota cukup baik di dalam menstabilkan harga pangan, jadi ini sudah mulai bagus," tegasnya. 

Di dalam kegiatan ini, BHS juga menjalankan program Capres Prabowo-Gibran dengan membagikan makanan sehat sebagai langkah perbaikan gizi masyarakat.

"Ada program dari Pak Prabowo Subianto yang sebetulnya sudah saya jalankan mulai dari awal saya menjadi Anggota DPR RI, yaitu memberikan makanan kepada warga baik mentah berupa ikan, ayam, sayur dan sebagainya khusus gizi-gizi kepada masyarakat tapi juga makanan matang, ini hampir 100 makanan yang kita bagikan untuk makan pagi mereka," jelasnya.

Setelah melakukan kunjungan, Ketua Dewan Penasehat DPD Gerindra Jatim tersebut juga mengajak warga dan pedagang sarapan kuliner tradisional pecel godong jati yang sulit ditemukan di kota besar semacam Surabaya. 

Dalam suasana penuh kehangatan, BHS mengajak warga untuk menikmati makan nasi pecel godong jati di Warung Angkringan Djokdja. 

Sehingga dirinya juga akan berupaya melestarikan makanan budaya sebagai upaya meningkatkan perekonomian rakyat ketika menjadi anggota DPR RI.

"Ini makanan zaman dulu, ini kita ingin mengangkat kuliner budaya untuk masyarakat, jadi masyarakat supaya tahu ada dagangan menjual kuliner masa lampau, jadi ini perlu dilestarikan," ucap BHS.

Sementara itu, Arieska pun mempunyai program untuk memodernisasi pasar tradisional dengan memasang sambungan wifi, karena saat mengunjungi pasar Dukuh Kupang bersama BHS, dirinya melihat banyak pedagang yang usianya tergolong milenial.

"Karena pelan-pelan pedagangnya ini masih banyak milenial jadi kan bisa nanti kita pelan-pelan ngajak untuk online, " katanya.

Arieska pun bertekad memajukan UMKM di Surabaya dengan memberikan dukungan penuh agar perekonomian rakyat bisa meningkat.

"Memajukan lagi UMKM, jadi UMKM-UMKM ini harus lebih banyak kita support lagi," tegasnya saat mendampingi Bambang Haryo Soekartono (BHS) di Pasar Dukuh Kupang.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia