Advertisement
Peristiwa Daerah

Diduga Terkait Rekrutmen KPPS, Kantor PPS di Bondowoso Dirusak dan Dilempari Kotoran

Kantor panitia pemungutan suara (PPS) di Desa Tegal Jati Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso

TIMES Indonesia,
Diduga Terkait Rekrutmen KPPS, Kantor PPS di Bondowoso Dirusak dan Dilempari Kotoran
Tampak kondisi ruang kerja Panitia Pemungutan Suara di Desa Tegal Jati Bondowoso yang diduga dirusak orang tak bertanggung jawab (FOTO: Musyfiq for TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO Kantor panitia pemungutan suara (PPS) di Desa Tegal Jati Kecamatan Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, dirusak dan dilempari kotoran oleh oknum tak bertanggung jawab. 

Diduga motifnya karena ketidakpuasan atas hasil rekrutmen Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). 

Advertisement

Bagian depan kantor PPS juga dicoret-coret dengan kata-kata jorok, “PPS Tae” (PPS Tai). 

Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Sumber Wringin tengah melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya. 

Ketua Panwascam Sumber Wringin, Musyfiq menjelaskan, hasil pantauan di lokasi, pelaku diduga membobol jendela kantor PPS dan masuk ke ruangan PPS. 

Selanjutnya pelaku merusak sejumlah peralatan kerja milik penyelenggara Pemilu. 

“Orang ini masuk ke kantor lewat jendela itu dibobol,” kata dia. 

Advertisement

Menurutnya, hasil pantauan Panwas, ruang kerja PPS Tegal Jati dilumuri kotoran sapi dan dilempari telur busuk. 

Berdasarkan informasi diterima media ini, kotoran sapi itu dilempar ke meja kerja, dinding, figura, jendela dan beberapa sisi ruangan kerja PPS.

Bahkan sejumlah dokumen penting milik PPS Tegal Jati diacak-acak dan juga dilumuri kotoran sapi. 

Diduga aksi vandalisme itu terjadi Minggu (31/12/2024) malam. “Tadi malam pastinya mas,” kata dia saat dikonfirmasi, Senin (1/1/2024). 

Tidak hanya kotoran sapi kata dia, pelaku juga merusak sejumlah peralatan kerja PPS. “Orangnya masuk ke dalam ini. Printer juga rusak,” terang dia. 

Dugaan sementara kata dia, pelaku adalah oknum yang diduga tidak puas dengan hasil rekrutmen KPPS. 

Tapi pelaku vandalisme belum diketahui. Sebab saat ini Muspika tengah melakukan pendalaman. “Ini masih ngumpul,” imbuh dia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia