Peristiwa Daerah

Selangkah Lagi Reog Ponorogo Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Selasa, 02 Januari 2024 - 16:41 | 87.04k
Kesenian Reog Ponorogo akan menjadi warisan budaya Takbenda UNESCO. (FOTO: Marhaban/TIMES Indonesia)
Kesenian Reog Ponorogo akan menjadi warisan budaya Takbenda UNESCO. (FOTO: Marhaban/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Selangkah lagi kesenian Reog Ponorogo akan masuk sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).

UNESCO menyatakan dosir (dossier) yang berisikan dokumen detail tentang Reog sudah lengkap.
Seperti yang disampaikan Ernesto Ottone Ramirez, Asisten Direktur Jenderal Kebudayaan, Upacara Penutupan UNESCO, yang telah mengirimkan surat ke Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid, tertanggal 22 Desember 2023 lalu.

Advertisement

Pada surat tersebut menyebutkan bahwa Reog Ponorogo masuk daftar sidang warisan budaya takbenda (WBTB) yang akan berlangsung pada tahun 2024.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi mengaku plong, setelah UNESCO menyatakan dosir Reog Ponorogo sudah lengkap. Sebab, butuh perjuangan ekstra untuk menyelesaikan dokumen setebal 16 halaman itu.

“Ada perbedaan format pengajuan dosir WBTB dari sebelumnya berbentuk hardcopy (cetak) menjadi bentuk file. Jumlah halaman juga dibatasi tapi tetap harus detail,” ungkap Judha Slamet Sarwo Edi, Selasa (2/1/2024).

Menurutnya, dalam file itu sengaja disertakan pula video sebagai pelengkap. Ia sebelumnya juga mendapat kabar dari Direktorat Perlindungan Kebudayaan Kemdikbudristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) bahwa UNECO sudah menyatakan lengkap dosir Reog Ponorogo.

“Kami mengirimkan dokumen itu ke Kemendikbudristek dan mereka yang meneruskannya ke UNESCO,” jelasnya.

Sementara Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko kepada TIMES Indonesia mengungkapkan, Reog Ponorogo masuk jadwal sidang UNESCO dengan kategori daftar perlindungan mendesak, namun begitu pastinya akan menjadi kebanggan kita semua.

“Pengakuan UNESCO terhadap Reog Ponorogo sebagai warisan budaya takbenda akan memberikan kebanggaan tersendiri kepada seluruh warga Ponorogo dan masyarakat Indonesia. Sebab, peradaban suatu negara akan terlihat dari seberapa unggul dan seberapa adiluhung kebudayaannya,” kata Bupati Sugiri Sancoko dengan nada bangga. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES