Advertisement
Peristiwa Daerah

Simpatisan Prabowo-Gibran Gelar Pementasan Jathilan di Gunungkidul, Begini Suasananya

Ribuan warga antusias menyaksikan kesenian tradisional jathilan di Pathuk, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (9/1/2024) malam. ... ...

TIMES Indonesia,
Simpatisan Prabowo-Gibran Gelar Pementasan Jathilan di Gunungkidul, Begini Suasananya
Suasana pementasan jathilan Prabowo-Gibran di di Dusun Pudak, Terbah, Pathuk, Gunung Kidul, Yogyakarta. (FOTO: Festy Fajruroh)
A-AA+

YOGYAKARTA Ribuan warga antusias menyaksikan kesenian tradisional jathilan di Pathuk, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (9/1/2024) malam.

Tak hanya orang dewasa, lansia, perempuan hingga remaja pun terlihat larut dalam suasana kegembiraan menyaksikan aktraksi jathilan Kelompok Kudho Satrio Mataram yang dimulai pukul 19.30 hingga tengah malam itu.

Advertisement

Tak hanya warga yang antusias, pementasan jathilan yang digagas oleh Relawan Tegak Lurus Pak Jokowi ini mampu menggerakkan perekonomian.

Terlihat, ada puluhan pelaku usaha yang membuka lapak di sekitar lokasi pementasan jathilan. Mulai dari penjual aneka jajanan, mainan anak-anak, lukis, minuman, dan lain sebagainya. Pementasan jathilan ini dipusatkan di Dusun Pudak, Terbah, Pathuk, Gunungkidul.

Ketua Paguyuban Jathilan Kudho Satrio Mataram, Totok Gunanto menyampaikan terima kasih kepada relawan Tegak Lurus Pak Jokowi yang sudah peduli ikut menjaga dan melestarikan kesenian tradisional jathilan. Apalagi, jathilan merupakan seni tradisi budaya Jawa asli dari Yogyakarta.

“Kami sangat senang ada calon pemimpin Republik Indonesia yang peduli dengan keberadaan eksistensi kesenian tradisional rakyat. Terima kasih Pak Jokowi, terima kasih Mas Gibran,” terang pria berusia 29 tahun ini.

Bagi Totok, kesenian jathilan merupakan salah satu sarana pemersatu anak bangsa. Sebab, masyarakat yang menyukai jathilan berasal dari berbagai golongan.

Advertisement

Dari sisi usia, semua generasi warga Yogyakarta dan sekitarnya dipastikan menyukai seni jathilan. Sebab, tembang dan gerakan yang disampaikan oleh para kelompok jathilan ada pesan keberagaman, toleransi, gotong royong, dan lain sebagainya.

“Kami senang Pak Jokowi dan Mas Gibran masih nguri-nguri kesenian jathilan. Semoga, ke depan kesenian jathilan bisa dibawa ke acara-acara nasional dan internasional,” pinta Totok.

Seorang warga, Sumirah mengaku senang masih ada calon presiden dan calon wakil presiden yang memperhatikan keberadaan kesenian jathilan. “Jathilan itu hiburan rakyat. Dari dulu saya senang jathilan, dari kecil,” kata perempuan yang sudah memiliki empat cucu ini.

Ketua Relawan Tegak Lurus Pak Jokowi (Telur PJ), Jatmiko mengatakan, pihaknya sangat mendukung atas keberadaan Paguyuban dan Kelompok Jathilan yang ada di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebagai bentuk dukungan atas eksistensi jathilan, pihaknya kerap melakukan pementasan jathilan dalam berbagai kegiatan. Baik itu yang ada kaitannya dengan Relawan Tegak Lurus Pak Jokowi maupun secara personal para relawan.

“Khusus Relawan Tegak Lurus Pak Jokowi (Telur PJ) sendiri sudah merencanakan dan menjadwalkan ada pementasan jathilan di 99 titik di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta,” terang Jatmiko.

Jatmiko menerangkan, pementasan kesenian jathilan ini merupakan bagian dari komitmen para Relawan Tegak Lurus Pak Jokowi ikut melaksanakan perintah Presiden Jokowi agar ikut menjaga dan melestarikan kesenian tradisional yang ada di wilayahnya.

Menurutnya, karena mereka tinggal di Yogyakarta, yang mana di kota ini ada Keraton Mataram, maka para Relawan Tegak Lurus Pak Jokowi sepakat menyelenggarakan pementasan kesenian jathilan ini.

"Dan tentu, kami juga akan ikut melestarikan kesenian tradisional yang lain juga seperti wayang. Ini sejalan dengan komitmen Mas Gibran juga yang terus melestarikan kesenian tradisional,” tandas Jatmiko. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

H
PenulisHendro Setyanto Baskoro Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia