Koperasi Jadul Tetap Hidup di Tengah Gempuran Pinjol
Koperasi konvensional ini kerap jadi jujugan saat ada anggotanya terjerat pinjaman online ... ...

SURABAYA – Marak kasus gagal bayar pinjaman online alias pinjol. Banyak korban terjerat kemudian lari mencari jalan penyelamat. Salah satunya meminta bantuan koperasi seperti catatan pengalaman Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Credit Union (CU) Prima Danarta.
Koperasi konvensional ini kerap jadi jujugan saat ada anggotanya terjerat pinjaman online. Pada awalnya, korban berpikir pinjol adalah solusi instan. Padahal keputusan dalam kondisi mendesak tersebut bisa menghancurkan tata kelola keuangan mereka.
"Bahkan kami pernah mendapati korban sampai menjual rumah, beberapa kasus yang terancam di pekerjaannya dan kontrak kerja hampir distop akibat terancam nama baiknya," kata Manager KSP CU Prima Danarta Agustinus Tri Istanto saat acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) XVI di Graha Widya Mandala, Surabaya, Minggu (21/1/2024).
Baru ketika muncul persoalan itu, korban datang ke KSP CU Prima Danarta.
"Kita menyediakan produk-produk yang kurang lebih untuk bisa menolong persoalan itu. Kalau pinjaman berarti penyelesaian pinjaman," sambungnya.
Namun demikian, tidak semua pinjaman langsung diberikan kepada anggota yang terjerat tersebut. Koperasi juga memberikan opsi langkah terbaik penyelesaian. Seperti take over dalam kondisi darurat atau risiko khusus.
"Pernah menangani beberapa kasus anggota kami dengan total cicilan paling besar Rp80 juta sampai Rp100 juta," kata Agustinus Tri Istanto.
Setelah peristiwa tersebut, koperasi semakin meningkatkan literasi keuangan berupa risiko pinjol dan risiko pinjama ganda kepada seluruh anggota.
Kemas Edukasi Literasi Keuangan
Agar anggota tak lagi terjerat pinjaman online, koperasi mempunyai program 12 jalan aman. Antara lain meliputi edukasi cara mengelola keuangan, melihat risiko keuangan, mengatur keuangan serta merencanakan kebutuhan.
Termasuk antisipasi pinjaman online sebagai realitas peristiwa di tengah kehidupan masyarakat dan terutama generasi muda yang akrab dengan gadget mereka.
"Karena pinjol juga menyasar anak muda," sambungnya.
Koperasi sendiri merupakan badan usaha yang dibentuk berdasar pada prinsip kekeluargaan, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan para
anggota.
Setiap koperasi memiliki nilai-nilai luhur yang diterapkan sebagai dasar pengelolaan sesuai cita-cita bersama.
Akan tetapi, maraknya kabar berita tentang koperasi yang bermasalah, serta menjamurnya pinjaman online 'yang berbaju' koperasi open loop akhir-akhir ini, memperkeruh citra kurang mengenakkan
hadirnya koperasi di tengah-tengah masyarakat.
Belum lagi jenis koperasi berbasis anggota yang masih bertahan dengan 'penampilan' jadul serta belum mampu mengikuti pelbagai perubahan atau perkembangan khususnya pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem pengelolaan koperasi, hal ini semakin memperkeruh citra koperasi kurang dapat dipercaya oleh kaum muda.
Koperasi Jadul Tetap Hidup
Koperasi konvensional harus tetap hidup di tengah tantangan digital dengan mengikuti perkembangan zaman. Namun jangan salah, Agustinus mengingatkan bahwa bunga pinjaman yang tinggi dan masa depan pinjol tak bisa diprediksi.
"Saya kurang tahu perkembangan pinjol ke depan apakah ia akan tetap kompetitif seperti lembaga keuangan pada umumnya," ujar Agustinus.
Ia optimis koperasi konvensional mampu terus bertahan. Model pinjol seperti saat ini akan ditinggalkan kemudian hari jika masyarakat paham literasi keuangan.
Terlebih KSP CU Prima Danarta telah menggunakan sistem credit union. KSP tak hanya lembaga pinjam meminjam, tetapi juga terus melakukan literasi keuangan dan konsistensi menerapkan suku bunga sesuai aturan pemerintah maksimal 2 persen.
"Literasi keuangan bagi koperasi CU nomor satu. Di lembaga lain, seringkali kekurangan dana. Tapi CU sebagian besar kelebihan dana. Jika kesadaran pengelolaan itu baik, maka akan jadi banyak nabung. Yang terjadi di CU begitu," tuturnya.
"Artinya generasi muda harus paham literasi keuangan karena ini adalah tantangan dan tanggung jawab kita semua. Apalagi mereka punya potensi sumber penghasilan yang besar. Tapi gaya hidup mereka juga harus diperkuat bisa membuat pilihan yang tepat," ujarnya.
Kaderisasi Generasi Muda
Terbukti dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) XVI Tahun 2023 di Graha Widya Mandala, Surabaya. KSP CU Prima Danarta mengusung tema “To do More - Empowering Youth and Communities”.
"Kami mulai melakukan kaderisasi
kepemimpinan dan pendampingan kegiatan berekonomi kepada generasi muda," terang Agustinus Tri Istanto.
Kesadaran itu harus dibangun sejak awal sehingga mereka lebih siap menjadi generasi yang memiliki ketahanan ekonomi yang kuat serta peduli pada masyarakat dan lingkungannya kelak ketika mereka mulai berkeluarga dan bermasyarakat.
Saat ini Jumlah anggota keseluruhan KSP CU Prima Danarta sebanyak 4.318 orang.
Jumlah anggota anak muda usia 16 hingga 35 tahun sejumlah 959 orang atau 22 persen dan lansia 160 orang atau hanya sekitar 3 persen.
"Kami yakin anak muda 22 persen ini akan mewarnai gerakan KSP CU Prima Danarta di masa mendatang. Hal ini sama artinya bahwa kami sedang memastikan keberlanjutan lembaga ini dalam visinya menjadi credit union yang terpercaya dan berkelanjutan," ungkapnya.
Agustinus menargetkan penambahan anggota menjadi 5.000 orang pada tahun ini.
Pada kesempatan ini pula KSP CU Prima Danarta mulai memberikan kesempatan kepada anggota usia muda untuk berani memimpin sidang RAT sebagai acara yang terpenting dalam kegiatan berkoperasi.
Para pengurus juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada anggota.
Tahun ini secara umum pertumbuhan CU Prima mulai membaik jika dibandingkan tahun lalu. Demikian pula tingkat pertumbuhan anggota naik sekitar 15 persen. Pertumbuhan aset naik 7 persen, pertumbuhan usaha meningkat berdasarkan indikator pinhaman usaha yang mulai naik.
"Keuangan hanya merupakan salah satu produk pendukung. Terutama di kita sebenarnya adalah program peningkatan pemberdayaan anggota, pelatihan usaha, pelatihan finansial literasi dan peningkatan skill digital marketing," jelasnya.
Pada tahun 2023 lalu, KSP CU Prima Danarta bertekad melakukan Re-Branding KSP CU Prima Danarta, dengan memunculkan gagasan citra koperasi yang sehat, muda, profesional, dan inovatif.
Diawali dengan mendesain ulang logo KSP CU Prima Danarta agar fresh sesuai dengan tujuan branding.
"Pada tahun 2025 kami mulai merenovasi gedung kantor untuk memberikan kesan semangat muda dan profesional," ungkapnya.
Branding yang diusung KSP CU Prima Danarta menekankan pada penempatan anak-anak muda sebagai subjek gerakan koperasi. Sebagai pelaku, aktivis yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan komunitas yang positif memiliki visi jelas dan membangun masa depan.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


