Advertisement
Peristiwa Daerah

Pohon Tumbang di Tegalombo Pacitan, Satu Orang Meninggal

Pohon tumbang yang terjadi di Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jumat (26/1/2024) sekitar pukul 15.30 WIB menimpa warga dan langsung meninggal d ...

TIMES Indonesia,
Pohon Tumbang di Tegalombo Pacitan, Satu Orang Meninggal
Polisi olah TKP pohon tumbang di Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Pacitan. (FOTO: Fatchur for TIMES Indonesia)
A-AA+

PACITAN Pohon tumbang yang terjadi di Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jumat (26/1/2024) sekitar pukul 15.30 WIB menimpa warga dan langsung meninggal di lokasi. 

Peristiwa tragis tersebut terjadi di area persawahan Dusun Inggir, RT. 08/RW 03, Desa Tahunan Baru. Seorang pria bernama Ahmad Suroso (26), meninggal setelah tertimpa pohon tumbang. 

Advertisement

Sementara Sugiyono (34) mengalami luka patah kaki sebelah kiri dan saat ini tengah dirawat di RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Kapolsek Tegalombo, IPTU Fatchur Rachman menjelaskan kronologis kejadian berawal ketika korban dan beberapa saksi, yang merupakan petani di area persawahan, sedang istirahat di bawah gubug terpal karena hujan deras disertai angin kencang. 

"Tiba-tiba, sebatang pohon tumbang dan menimpa gubug terpal tempat korban berlindung. Akibatnya, Ahmad Suroso meninggal di tempat kejadian, sementara Sugiyono mengalami luka patah kaki," katanya, Sabtu (27/1/2024). 

Saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan pertama dan segera memanggil warga sekitar untuk meminta bantuan. 

Hasil pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyimpulkan bahwa pohon mahoni tumbang karena hujan deras dan angin kencang, menimpa gubug terpal yang dibuat oleh korban. 

Advertisement

"Gubug terpal tersebut bersifat sementara dan tidak permanen," terang Iptu Fatchur Rachman.

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya adalah satu lembar terpal warna biru, dua buah cangkul, dan satu buah arco sorong.

Kapolsek Tegalombo, Iptu Fatchur Rachman, menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian tragis tersebut. Ia bersama anggota tadi malam juga telah melakukan takziah di kediaman korban. 

Secara terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggoro, mengatakan musim hujan seperti saat ini hampir seluruh wilayah kecamatan memiliki potensi rawan bencana. 

Ia mengimbau warga agar menjauhi titik-titik rawan bencana tanah longsor maupun pohon tumbang. 

Pohon tumbang yang terjadi menjadi catatan agar warga lebih waspada terhadap segala kemungkinan bencana alam. 

"Hampir semuanya rawan. Jauhi titik rawan longsor, meskipun lokasi kemiringannya tidak tinggi, tapi karena itu memiliki riwayat sebelumnya, maka lebih baik dijauhi," pungkasnya. 

Peristiwa warga Tegalombo yang meninggal tertimpa pohon tumbang tersebut merupakan kali keduanya terjadi di Kabupaten Pacitan sejak awal 2024. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia