Peristiwa Daerah

Istitaah Jadi Syarat Wajib, Empat CJH Asal Ponorogo Tidak Lolos

Sabtu, 27 Januari 2024 - 11:45 | 16.35k
Marjuni Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Ponorogo. (Foto:Marhaban/TIMES Indonesia)
Marjuni Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Ponorogo. (Foto:Marhaban/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Persyaratan kesehatan harus dipenuhi oleh calon jemaah haji (CJH) sebelum berangkat ke Tanah Suci. Seperti halnya yang dilakukan CJH asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Mereka sudah mulai melalui tahapan pra keberangkatan, salah satunya adalah pemeriksaan kesehatan. Petugas seleksi telah menemukan sejumlah CJH asal Ponorogo yang tidak memenuhi syarat kesehatan.

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo mencatat sementara ini ada empat CJH yang dinyatakan tidak istitaah dan diperkirakan terancam gagal berangkat ke Tanah Suci bulan Mei mendatang.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Ponorogo Marjuni mengatakan, keempat CJH tersebut masuk kategori risiko tinggi (risti), mulai lanjut usia (lansia), hingga mengalami demensia alias penurunan daya ingat. Sehingga disuruh tidak istitah medis.

“Saat ini kami masih menyiapkan data dan melaporkannya ke Jawa Timur sambil menunggu kabar selanjutnya,” kata Marjuni, Sabtu (21/2024).

Menurutnya, proses pemeriksaan kesehatan CJH berakhir 5 Februari 2024 mendatang. Berbeda dengan aturan sebelumnya, tahun ini hanya CJH yang berstatus berhak lunas yang menjalani pemeriksaan kesehatan.

Bagi yang telah dinyatakan lolos medis bisa langsung melakukan pelunasan sisa biaya perjalanan ibadah haji (BPIH), paling lambat 12 Februari 2024.

"Pemeriksaan kesehatan tahap awal di puskesmas , lalu MCU (medical check up) di rumah sakit yang direkomendasikan,” sebut Marjuni.

Adapun CJH yang dinyatakan layak berangkat dari hasil pemeriksaan kesehatan sebanyak 359 jamaah.

Secara keseluruhan, pada keberangkatan haji 2024 ini, terdapat 699 CJH asal Ponorogo yang berhak mendapatkan lunas. Terdiri dari 481 nomor urut porsi, 32 kuota lanjut usia (lansia), serta 186 cadangan CJH.

"Untuk jemaah yang sudah dinyatakan lolos cek medis bisa melakukan pembayaran sisa BPIH," tukas Marjuni, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Ponorogo. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES