Peristiwa Daerah

Kapolda Jatim dan Media Deklarasi 5 Pilar Pemilu Damai

Senin, 29 Januari 2024 - 20:50 | 14.77k
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto saat penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024 di Lobby Gedung Patuh Lantai 2 Mapolda Jawa Timur, Senin (29/1/2024).(Foto : Hamida Soetadji/MG-TIMES Indonesia)
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto saat penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024 di Lobby Gedung Patuh Lantai 2 Mapolda Jawa Timur, Senin (29/1/2024).(Foto : Hamida Soetadji/MG-TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYAKapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto bersama awak media mendeklarasikan lima pilar Pemilu Damai, Senin (29/1/2024).

Ada lima pilar penting dalam deklarasi ini. Yakni kesepakatan menjaga kondusivitas wilayah menjelang perhelatan pesta demokrasi 14 Februari 2024 mendatang.

Kapolda Imam Sugianto menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk saling menjaga keamanan di Jawa Timur. Mulai dari proses kampanye, pencoblosan, quick count, hingga hasil pemilihan nanti.

"Titip pesan menjelang puncak penyelenggaraan Pemilu tanggal 14 Februari 2024, mari kita bersama awak media yang tadi sudah mendeklarasikan Pemilu Damai yang terpenting kita antisipasi itu adalah pada saat setelah pencoblosan, kemudian ada hitung quick count, setelah itu kita petakan di akar grassroot jangan sampai para pendukung berbenturan," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto, Senin (29/1/2024).

Termasuk satu bulan berikutnya ketika penghitungan oleh KPU berlangsung dan diumumkan.

"Mudah mudahan itu semua bisa kita petakan kerawanan kerawanan yang terjadi sehingga antisipasinya bisa kita siapkan sejak awal," lanjutnya.

Deklarasi ini juga ditandangani oleh pimpinan redaksi, kepala biro media beserta wartawan Pokja Polda jatim serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim. Deklarasi tersebut berlangsung di Lobby Gedung Patuh Lantai 2 Mapolda Jawa Timur.

Kapolda-Jatim.jpgKapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, Senin (29/1/2024).(Foto : Hamida Soetadji/MG-TIMES Indonesia)

Berikut isi lima pilar "Deklarasi Pemilu Aman dan Damai Tahun 2024". 

Kami segenap wartawan Jawa Timur menyatakan dan berkomitmen untuk :

1. Siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

2. Siap mensukseskan Pemilu 2024 yang bermartabat, berintegritas, jujur, adil, aman, damai dan demokratis.

3. Siap patuh dan tunduk pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia

4. Siap untuk menolak segala bentuk penyebaran hoax, ujaran kebencian, money politik dan upaya politisasi agama dalam Pemilu 2024

5. Siap bersinergi dengan jajaran Polri dalam rangka menjaga stabilitas keamanan Jawa Timur

Selain itu, Kapolda Jatim dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa hal agar Pemilu yang akan berlangsung bisa berjalan aman dan damai.

"Pertama, bisa memberikan kesadaran kepada masyarakat pembelajaran demokrasi bahwa persatuan dan kesatuan bangsa merupakan hal yang paling utama," ucap Kapolda Jatim.

Kedua, memberikan pemahaman terhadap masyarakat tentang pentingnya Pemilu bagi perjalanan bangsa ke depan.

"Jadi mohon menjadi kajian utama bahwa kontestasi ini adalah penggalan, sisanya bagaimana kita memajukan bangsa kita supaya betul betul menjadi bangsa yang kuat," terangnya.

Kemudian Kapolda Jatim juga berpesan, turut membantu melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemilu sehingga akan bersinergi dengan stakeholder terkait terutama aparatur Polri dan penyelenggara Pemilu.

Dengan harapan, Pemilu betul-betul bersih dalam penyelenggaraannya dan menghasilkan pemimpin yang diharapkan oleh rakyat.

"Keempat, memerangi hoaks. Terima kasih rekan rekan selama tiga bulan saya disini begitu ada berita berita mendeskriditkan salah satu institusi atau salah satu pihak, secara cepat kita berikan klarifikasi kemudian kita muat secara real-time, sehingga persoalan yang sengaja memecah bela itu tidak jadi viral," terang Kapolda.

Kemudian kelima, ia mengajak generasi milenial agar datang ke TPS secara sukarela pada 14 Februari.

"Karena salah satu tolak ukur keberhasilan penyelenggara Pemilu adalah partisipasi masyarakat itu hadir di TPS dan menyodorkan suaranya," pungkas Kapolda Jatim.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES