Peristiwa Daerah

Ibu-Ibu Muslimat NU Geruduk Pasar Murah Pemprov Jatim di GOR Ken Arok

Selasa, 30 Januari 2024 - 15:37 | 15.93k
Gelaran pasar murah yang digelar Pemprov Jatim di Gor Ken Arok, Selasa (30/1/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)
Gelaran pasar murah yang digelar Pemprov Jatim di Gor Ken Arok, Selasa (30/1/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Ratusan ibu-ibu jamaah muslimat NU menggeruduk pasar murah yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di GOR Ken Arok Kota Malang, Selasa (20/1/2024). Pasar murah itu digelar bebarengan dengan peringatan Harlah ke-78 Muslimat NU.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdaganga (Disperindag) Provinsi Jawa Timur, Dr Iwan, S.Hut., M.M mengatakan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan salah satu program dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Dalam hal ini Pemprov bekerjasama dengan Pemkab Malang.

"Kita sekarang membawa 10 ton beras dan minyak 350 liter. Kemudian ada gula, telor, dan produk IKM lainnya," ucapnya.

Diketahui, dalam pasar murah tersebut, pemerintah menjual beras berukuran 5 Kg seharga Rp 51 ribu, telor Rp 24 ribu per kilo, minyak goreng Rp 13 ribu per kilo, dan bahan pokok lainya.

Menurut Iwan, pasar murah ini merupakan bentuk upaya pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok yang tentunya harganya di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). "Yang kedua, tentunya kita dalam rangka mendorong stabilisasi harga. Dan mudah-mudahan harga bahan pokok, khususnya  di Jawa timur tetap terjaga. Tentunya inflasinya juga tetap terjaga," kata dia.

Dia mengatakan bahwa siapapun boleh datang dan berbelanja di pasar murah yang disediakan oleh Pemprov ini. Bahkan dia juga menyebut tidak ada batasan maksimal pembelian bagi masyarakat yang mau berbelanja.

"Tidak ada batasan. Hanya saja stok yang kita bawa dibatasi. Mengukur perkiraan bisa satu kali bawa habis. Dan kelihatannya sudah banyak bahan pokok yang habis diborong," kata dia.

Dia menyebut, Pemprov Jatim rutin menggelar pasar murah di berbagai daerah di Jawa Timur. Tujuanya adalah untuk menstabilkan harga di pasaran, dan menelan inflasi. "Program pasar murah ini  bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Karena ini adalah program ibu gubernur yang berada di Deperindag," pungkas Iwan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES