Peristiwa Daerah

Resmikan UNU Yogyakarta, Jokowi Sebut 9 Tingkat 9 Walisongo

Rabu, 31 Januari 2024 - 18:01 | 20.43k
Presiden Jokowi ketika meresmikan gedung Kampus Terpadu Universitas Nahdlatul Ulama atau UNU Yogyakarta. (FOTO: Olivia Rianjani/TIMES Indonesia)
Presiden Jokowi ketika meresmikan gedung Kampus Terpadu Universitas Nahdlatul Ulama atau UNU Yogyakarta. (FOTO: Olivia Rianjani/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi meresmikan gedung Kampus Terpadu Universitas Nahdlatul Ulama atau UNU Yogyakarta, Rabu (31/1/2024). Kampus yang memiliki lantai 9 itu berlokasi di Jalan Ringroad Barat, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Dalam peresmian tersebut, Presiden Jokowi bercerita saat berkeliling melihat yang ada di dalam kampus, Ia mengaku kaget melihat mahasiswa UNU Yogyakarta belajar robot, bitcoin, hingga kecerdasan buatan.

“Tadi saya keliling sebelum naik panggung, lihat temen-temen mahasiwa dan ruangannya saya kaget, ada yang belajar robot. Belok sebelahnya ada yang belajar bitcoin, apa lagi ini. Belok lagi, belajar saham dan investasi ada juga yang belajar AI. Betul-betul sebuah lompatan,” papar Jokowi dalam sambutannya.

Kemudian Jokowi juga membeberkan proses pembangunan kampus ini. Menurutnya, pembangunan gedung dengan lantai 9 ini dimulai ketika PBNU mengajukan surat pada 2020 yang berisi permohonan pembangunan kampus.

“Tahun 2020 silam, PBNU matur ke saya melayangkan surat persetujuan untuk dibangunnya kampus ini. Katanya organisasi lain sudah punya kampus bagus-bagus tapi NU belum, dan akhirnya saya setuju,” imbuh Jokowi disambut gelak tamu undangan.

Presiden-Jokowi-b.jpg

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan terima kasih kepada Raja Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat sekaligus Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang telah memberikan tanah keraton untuk digunakan kampus UNU Yogyakarta.

“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Ngarsa Dalem yang sudah memberikan lahan deket ringroad ini. Karena terbatas jadi dibangunnya tingkat dan saya ucapkan terima kasih kepada Presiden Uni Emirat Arab Mohammed Bin Zayed Al Nahyan, dibantu untuk dihubungkan antara kampus di UEA dengan kampus di Indonesia. Saya pikir dibantu untuk (program) kuliahnya, tapi ternyata sak gedung-gedungnya,” sambung Jokowi.

Adapun alasan dibangunnya tingkat dengan jumlah tersebut lantaran salah satunya menyimbolkan 9 Walisongo.

“Setelah diskusi dengan Ketum (PBNU), jumlah tingkatnya harus sembilan. NU itu 9 bintang. NU itu Walisongo," tutur Jokowi.

Gus Yahya Sebut Pembangunan UNU Jogja Tak Lepas dari Jokowi

Disisi lain, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau disapa Gus Yahya mengatakan bahwa, UNU Yogyakarta menunjukkan lompatan lebih dari 50 tahun NU. Menurut Gus Yahya keberadaan kampus UNU Yogyakarta ini tidak dapat dilepaskan dari peran dan visi Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi lah yang menggagas sekaligus membantu pembangunan UNU Yogyakarta untuk menghadapi masa depan. Beliau sudah melihat apa yang terjadi dimasa depan. Bisa kita bisa melihat di sini masa depan yang dipersingkat kedatangannya,” tandas Gus Yahya dalam sambutannya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES