Peristiwa Daerah

Yes! Sebentar Lagi Ngurus Paspor Cukup di Banyuwangi Saja

Kamis, 01 Februari 2024 - 17:49 | 21.72k
Surat dokumen paspor. (Dok. TIMES Indonesia)
Surat dokumen paspor. (Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kabar gembira bagi warga Banyuwangi dan sekitarnya yang ingin mengurus paspor tanpa harus jauh-jauh lagi!. Dalam upaya memudahkan akses masyarakat terhadap pelayanan imigrasi, kantor pelayanan paspor akan segera hadir di kota yang terkenal dengan keanekaragam budaya dan keindahan alamnya.

Melihat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara selalu meningkat, Pemkab Banyuwangi merespons cepat dengan berencana akan membuka kantor pelayanan imigrasi di Bumi Blambangan. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir kesulitan dan biaya yang harus dikeluarkan oleh masyarakat untuk mengurus paspor.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, M Y Bramuda mengatakan, dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan di Banyuwangi Jawa Timur. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mendorong kantor pelayanan imigrasi buka di Banyuwangi.

Pasalnya, hingga hari ini bagi warga banyuwangi maupun turis mancanegara yang hendak mengurus layanan imigrasi harus pergi ke Jember. Sedangkan jarak antara Kota Gandrung ke Kota Tembakau tersebut cukup jauh, yaitu sekitar 100 Km dengan jarak tempuh kurang lebih 3 jam. 

Tentu hal ini dinilai merepotkan baik bagi warga Banyuwangi ataupun turis mancanegara yang ingin mengurus layanan imigrasi atau memperpanjang paspor. Mereka harus pergi ke Jember untuk mendapatkan kepengurusan layanan dokumen tersebut.

“Sementara ini layanan imigrasi berada di Jember. Sedangkan kunjungan wisata asing di Banyuwangi juga banyak. Karena itu, kami menginginkan kantor pelayanan imigrasi ada di Banyuwangi,” katanya, Kamis, (1/2/2023).

Menurutnya, pelayanan migrasi tersebut selain dampaknya dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi, tapi juga dapat menambah kenyamanan dan kemudahan pengujung.

“Pelayanan itu yang perlu ditingkatkan, nantinya orang datang ke Banyuwangi merasa nyaman dan mudah,” ujar pria yang akrab disapa Bram.

Dia menyampaikan, bahwa Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, telah memberikan arahan terkait peningkatan layanan imigrasi. Bahkan, Pemkab Banyuwangi sudah mengirimkan surat ke kementerian dan memfasilitasi kantor serta infrastrukturnya.

“Mudah-mudahan target pelayanan imigrasi di Banyuwangi bisa terealisasi pertengahan tahun 2024,” jelasnya.

Rencana dibuka pelayanan imigrasi, membuat Disbudpar Banyuwangi optimis hal itu bisa meningkatkan jumlah kunjungan di Bumi Blambangan. 

Disisi lain, dengan adanya penunjang Bandara Blimbingsari yang telah ditetapkan sebagai bandara internasional membuatnya lebih yakin dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Kemungkinan untuk lokasi kantor pelayanan imigrasi berada di area kota,” imbuhnya.

Diharapkan, dengan adanya kantor layanan imigrasi baru di Banyuwangi, proses pengurusan dokumen imigrasi akan lebih mudah dan cepat bagi warga Banyuwangi maupun wisatawan mancanegara yang berkunjung ke daerah tersebut. 

Selain itu, juga dapat mendukung pertumbuhan industri pariwisata di Banyuwangi dan meningkatkan kenyamanan bagi para pengunjung. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES