Peristiwa Daerah

Wabup Sleman Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana Hidrometeorologi

Jumat, 02 Februari 2024 - 18:15 | 31.97k
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban terdampak banjir di Kapanewon Prambanan. (FOTO: Pemkab Sleman)
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban terdampak banjir di Kapanewon Prambanan. (FOTO: Pemkab Sleman)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Sepekan terakhir, bencana hidrometeorologi melanda wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Termasuk wilayah Kabupaten Sleman. Bahkan, sejumlah wilayah terjadi hujan lebat disertai angin kecang.

Selain itu, ada pula sejumlah kawasan yang mengalami banjir karena hujan dengan intensitas tinggi seperti di Kalurahan Madurejo dan Sumberharjo, Kapanewon/ Kecamatan Prambanan.

Merespon adanya bencana alam tersebut, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban terdampak banjir tersebut. Bantuan itu berupa 200 paket sembako, 200 buah selimut, dan 200 buah terpal.

Bantuan disalurkan kepada perwakilan warga terdampak pada Jumat (2/2/2024) di Kantor Kalurahan Madurejo, Kapanewon Prambanan. Selain menyalurkan bantuan, politikus PDI Perjuangan itu menyampatkan diri meninjau lokasi warga yang menjadi korban banjir.

“Karena hujan angin dan banjir, atap rumah yaitu genteng dan asbes mengalami kerusakan sedang dan berat,” kata Kurniawan Widiyanto, lurah Sumberharjo.

Kurniawan menerangkan, di kalurahan Sumberharjo terdapat padukuhan yang terdampak hujan lebat dan banjir. Di beberapa titik, hujan deras membuat banjir setinggi 70 cm. Akibatnya, beberapa barang milik warga terendam air. Bahkan, warga ada yang kesulitan memasukan kendaraan priabdinya ke dalam rumah dan dibiarkan di jalan raya.

“Dari pantuan kami itu yang paling parah terdapat di Padukuhan Berjo. Kebetulan rumah sudah dibuat agak tinggi dari jalan. Sehingga jalan masuk rumah tidak bisa dilewati kendaraan. Motor dititipkan di tetangga yang tidak terdampak,” tandas Kurniawan.

Danang-Maharsa-2.jpg

Kepada warga, Danang meminta agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Kewaspadaan itu penting untuk menghindari adanya korban yang terjadi di tengah masyarakat.

“Prambanan merupakan kawasan yang kerap terkena dampak angin kencang. Hal ini tentu menjadi pertanda sekaligus kita perlu memberikan edukasi kepada Masyarakat agar kita lebih waspada dan mempersiapkan diri untuk meminimalisir risiko bencana,” papar Danang.

Dalam kesempatan itu, Danang meminta kepada instansi terkait di lingkungan Pemkab Sleman saling berkoordinasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk meminimalisir terjadinya kembali bencana banjir yang diakibatkan luapan sungai. Menurutnya, ke depan perlu adanya normalisasi sungai atau tindakan untuk memperbaiki saluran air pada sungai.

“Ketika sungainya sudah dinormalisasi dan saat hujan lebar aliran air hujan lancar tentu tidak sampai meluap ke tengah pemukiman warga,” jelas Danang. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES