Peristiwa Daerah

Lapas Kelas I Malang Akui Ada Parpol dan Caleg yang Coba Kampanye di Penjara

Minggu, 04 Februari 2024 - 14:42 | 17.96k
Nampak depan gerbang masuk Lapas Kelas I Malang. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)
Nampak depan gerbang masuk Lapas Kelas I Malang. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas I Malang selalu berkomitmen besar dalam menjaga netralitas dalam Pemilu 2024 mendatang.

Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Malang, Budi Purwadi mengatakan, sesuai arahan Kalapas Kelas I Malang, seluruh petugas harus selalu menjaga netralitas dalam Pemilu 2024 ini.

"Dari kepala lapas sudah menyampaikan ke seluruh petugas bahwa kita harus netral," ujar Budi, Minggu (4/2/2024).

Kemudian, Budi juga mengaku bahwa ada beberapa partai politik (parpol) ataupun calon legislatif (caleg) yang mencoba masuk untuk berkampanye dengan berbagai cara, salah satunya penyaluran sembako.

"Pasti ada, kita gak menutupi. Bisa lewat kunjungan. Kami juga dengar beberapa informasi mau masuk ke lapas untuk sekedar memberi bantuan. Nah itu kan ada embel embel belakangnya," ungkapnya.

Cara-cara seperti itu langsung dihentikan oleh petugas Lapas Kelas I Malang agar tidak masuk dalam ranah atau area lapas. Sekecil apapun caranya, selalu diteliti dan dilihat secara jeli oleh para petugas Lapas Kelas I Malang.

"Kan ada yang menyampaikan sedikit bantuan itu. Kami stop. Takutnya kalau kita menerima salah satu pihak saja, pasti kita dianggap tidak netral lagi," ucapnya.

Seperti berita sebelumnya, Lapas Kelas I Malang sudah melakukan pendataan para Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dari total sekitar 2.800 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) setidaknya ada 2.246 sudah terdaftar sebagai pemilih tetap.

Kemudian, sekitar 339 WBP dipastikan tak bisa memilih setelah dilakukan pencocokan dan ternyata tak masuk dalam daftar.

KPU Kota Malang juga sudah memastikan penempatan 10 Tempat Pemilihan Suara (TPS) di Lapas Kelas I Malang.

Kemudian dari pengamanan, disiapkan 70 KPPS yang nantinya satu TPS akan diisi oleh 7 KPPS. Kemudian, dilibatkan 20 Linmas yang masing-masing TPS akan ditempatkan 2 linmas serta keterlibatan TNI/Polri untuk pengamanan jalannya pesta demokrasi Pemilu 2024 di Lapas Kelas I Malang. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES