Peristiwa Daerah

Banyuwangi Kibarkan Prestasi dalam Bidang Pariwisata dan Budaya

Sabtu, 10 Februari 2024 - 16:45 | 19.37k
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan kepada Banyuwangi yang diwakili oleh Sekkab Mujiono. (Foto: Laila Yasmin/TIMES Indonesia)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan kepada Banyuwangi yang diwakili oleh Sekkab Mujiono. (Foto: Laila Yasmin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali mencatat prestasi gemilang dalam dunia pariwisata dan budaya, kali ini diakui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Sapa Insan Budaya dan Pariwisata Jatim di Surabaya yang diselenggarakan di Gedung Graha Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur.

Dalam acara tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestandani diwakili oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono, menerima dua penghargaan sekaligus. Penghargaan pertama adalah "Kepala Daerah Pendukung Kebudayaan Terbaik" yang diberikan kepada Bupati Banyuwangi atas komitmennya yang kuat dalam melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya lokal di Bumi Blambangan.

"Saya berterima kasih kepada Pemprov Jatim yang telah memberikan penghargaan atas upaya kami dalam melestarikan dan mengembangkan budaya serta pariwisata di Banyuwangi," ungkap Bupati Ipuk Fiestiandani, Sabtu (10/2/2024).

Penghargaan kedua diberikan kepada Festival Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang terpilih dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2024. Kedua acara ini telah berhasil menjadi magnet pariwisata yang tidak hanya memikat wisatawan lokal tetapi juga menarik perhatian dari luar daerah.

Menurut Mujiono, Sekretaris Kabupaten Banyuwangi, keberhasilan Festival Gandrung Sewu dan BEC bukan hanya terletak pada kesuksesan acara itu sendiri, tetapi juga dalam membangkitkan kebanggaan masyarakat akan seni dan budaya daerah.

"Event ini tidak hanya melibatkan peserta, tetapi juga menyentuh hati ibu-bapak, kakek-nenek, hingga saudara-saudara para siswa yang turut serta dalam ajang tersebut," tambahnya.

Lebih lanjut, Mujiono juga menyoroti manfaat positif bagi generasi muda yang terlibat dalam acara ini.

"Siswa yang berpartisipasi dalam Festival Gandrung Sewu dan BEC juga mendapat sertifikat yang berguna untuk meningkatkan peluang mereka saat mendaftar ke jenjang pendidikan lebih tinggi," jelasnya.

Prestasi yang diraih oleh Banyuwangi ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen yang kuat dalam melestarikan budaya dan mengembangkan pariwisata lokal dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.

Banyuwangi juga terus membuktikan diri sebagai destinasi unggulan yang kaya akan seni, budaya, dan pesona alamnya yang memukau. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES