Peristiwa Daerah

Dubes Kanada Jess Dutton Puji Kualitas Garam Beryodium Produksi Sumatraco

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:31 | 36.38k
Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton bersama Nutrition International saat berkeliling meninjau proses produksi garam beryodium di Pabrik PT Sumatraco Langgeng Makmur, Surabaya, Rabu (28/2/2024).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton bersama Nutrition International saat berkeliling meninjau proses produksi garam beryodium di Pabrik PT Sumatraco Langgeng Makmur, Surabaya, Rabu (28/2/2024).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYADubes Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste, Mr H.E Jess Dutton melakukan kunjungan kerja ke Pabrik PT Sumatraco Langgeng Makmur di Jalan Kalianak, Surabaya, Rabu (28/2/2024).

Jess bersama rombongan Nutriotion International meninjau proses produksi garam beryodium dalam industri tersebut sebagai bentuk dukungan Kanada kepada pemerintah RI dalam pengawasan nutrisi. Terutama memastikan konsumsi garam berkualitas pada ibu hamil maupun anak-anak di Indonesia.

"Kanada datang ke sini karena kami bermitra mendukung kegiatan Nutriotion International khususnya untuk garam beryodium karena itu sangat penting untuk kesehatan ibu yang sedang hamil dan anak-anak kecil," terang Jess kepada awak media.

Project ini memastikan bahwa ibu hamil dan anak-anak mendapat nutrisi yang tepat bagi pertumbuhan sebagai investasi generasi emas masa mendatang. Sebagaimana program prioritas Presiden Jokowi dalam menekan angka stunting.

"Fokus dukungan Kanada adalah untuk supaya Sumatraco menghasilkan produksi yang sangat baik," ucap Jess menambahkan.

Dalam kunjungan tour pabrik ini, Jess mengaku sangat puas dengan kualitas garam beryodium produksi PT Sumatraco Langgeng Makmur.

"Kualitas garamnya sangat baik sesuai standar yang dibutuhkan dan itu sekali lagi sangat penting untuk nutrisi ibu hamil dan anak-anak," ujarnya.

Ikhsan, Manager Marketing PT Sumatraco Langgeng Makmur mengatakan bahwa saat ini kapasitas produksi garam mencapai 800 ton per tahun. Sumber bahan baku berasal dari Madura, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Tengah dan Jawa Barat.

"Kami menyuplai garam ke industri yang termasuk juga mengekspor produknya ke luar negeri," kata Ikhsan.

Iksan juga mengaku sangat senang dengan kunjungan Dubes Kanada Jess Dutton. 

"Jujur kita sudah dapat support dari Dubes Kanada melalui Nutrition International dalam hal ini pengembangan teknologi kami juga banyak dibantu Nutrition International terutama sejak 2011. Secara teknologi dan development kita sudah banyak belajar," katanya.

Country Director of Nutrition International in Indonesia, Herrio Hattu turut menjelaskan bahwa selama ini pihaknya telah melakukan pendampingan kepada para pelaku industri pengolahan garam beryodium.

"Kami sangat senang karena produsen yang kami dampingi, mereka sudah memenuhi kualitas yang diharapkan," pujinya.

Nutrition International, lanjut Herrio, bukan semata mendorong kapasitas produksi, tetapi juga meningkatkan kualitas agar dapat mewujudkan garam bergizi yang dikonsumsi oleh anak-anak Indonesia.

Garam beryodium yang digunakan sebagai konsumsi harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI ) yakni mengandung yodium sebesar 30-80 ppm.

Untuk itu pihaknya selain membantu produsen memenuhi kualitas tersebut, juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang standar garam yang baik dengan berbagai manfaat.

Sebagaimana diketahui, Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste, Mr H.E Jess Dutton melakukan kunjungan ke Pabrik PT Sumatraco Langgeng Makmur di Jalan Kalianak, Surabaya, Rabu (28/2/2024).

Dubes Kanada untuk Indonesia Jess Dutton bersama rombongan Nutriotion International meninjau proses produksi garam beryodium dalam industri tersebut sebagai bentuk dukungan Kanada kepada pemerintah RI dalam pengawasan nutrisi. Terutama konsumsi garam berkualitas pada ibu hamil maupun anak-anak. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES