Peristiwa Daerah

Gedung Karaoke Restoran Grand Royal Banyuwangi Dilalap Sijago Merah

Kamis, 29 Februari 2024 - 09:38 | 24.24k
Foto. Mobil pemadam kebakaran saat berusaha menjinakkan si jago merah di Gedung Karaoke Restoran Grand Royal Banyuwangi. (Foto: Fazar Dimas/TIMES Indonesia)
Foto. Mobil pemadam kebakaran saat berusaha menjinakkan si jago merah di Gedung Karaoke Restoran Grand Royal Banyuwangi. (Foto: Fazar Dimas/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Gedung hiburan karaoke dan restoran Grand Royal yang berada di Dusun Krajan I, Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis, (29/2/2024).

Kobaran api yang membara dengan cepat telah melahap sebagian besar sudut ruangan, mengakibatkan kepulan asap putih tebal menyelimuti seluruh bangunan.Insiden kebakaran tersebut menyebabkan kepanikan di antara pengunjung dan staf yang berada di lokasi saat kejadian. 

Dari pantauan di lapangan, api tampak bermula dari salah satu ruangan terdalam di dalam gedung hiburan tersebut. Hal ini membuat kepulan asap putih mengepul keluar melalui pintu masuk yang membuat kesulitan untuk mengakses titik api. Namun, penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih belum dapat dipastikan.

Koordinator petugas Pemadam kebakaran (Damkar) Banyuwangi wilayah selatan, Sutikno mengatakan, kebakaran yang terjadi di karaoke 'Restoran' Grand Royal diperkirakan terjadi sekitar pukul 00:30 WIB. Setelah mendapat laporan, para personil langsung diterjunkan untuk memadamkan api.

"Kita langsung menuju lokasi kebakaran, setibanya di lokasi kepulan asap sudah memenuhi seluruh gedung," katanya.

Kebakaran karaoke 'Restoran' Grand Royal, lanjut dia, petugas langsung bergerak cepat melakukan identifikasi. Salah satu akses menuju titik api adalah pintu depan, namun karena seluruh gedung dipenuhi asap, maka dicarikan jalan dengan menaiki atas gedung menuju titik api.

"Seluruh gedung dipenuhi asap. Jadi diputuskan untuk mencari jalan lain menuju titik api yaitu dengan menaiki tangga menuju atas gedung," terangnya.

Setidaknya apa empat unit mobil pemadam dari Damkar Banyuwangi terlihat berada di lokasi kebakaran. Petugas terus berupaya menjangkau titik api yang berada di ruang paling belakang karaoke 'Restoran' Grand Royal. 

"Titik api berada di ruang paling belakang dari gedung. Karena tidak mungkin diakses melalui pintu depan, maka petugas mengambil alternatif dengan mencebol tembok untuk memadamkan api," jelasnya.

Beruntung setelah berjibaku dengan keterbatasan akses dan jauhnya titik api yang berada paling belakang gedung, petugas gabungan Damkar Banyuwangi berhasil memadamkan api yang melahap karaoke 'Restoran' Grand Royal.

"Setelah dua jam usaha, api berhasil dipadamkan," ungkapnya.

Meskipun api sudah padam, tambah Sutikno, masih belum bisa dilakukan pendataan penyebab pasti terjadi kebakaran. Petugas masih menunggu asap putih yang memenuhi gedung hilang, sehingga untuk kerugian belum diketahui.

"Tidak ada korban jiwa, untuk kerugian masih dilakukan pendataan," terangnya.

Namun sayang, manajemen karaoke 'Restoran' Grand Royal Banyuwangi yang terlihat bersama sejumlah karyawan saat terjadinya kebakaran, enggan memberikan komentar terkait peristiwa kebakaran karaoke 'Restoran' Grand Royal Banyuwangi. 

Alhasil, dari kejadian tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat sekitar, yang mengungkapkan keprihatinan akan keamanan dan kondisi bangunan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES