Peristiwa Daerah

Sejak Kapan Kabupaten Probolinggo Ranking Empat Penduduk Miskin Terbanyak?

Kamis, 29 Februari 2024 - 18:59 | 101.96k
Penyaluran bansos PKH Plus untuk lansia di Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo (Foto: Iqbal/TIMES Indonesia)
Penyaluran bansos PKH Plus untuk lansia di Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo (Foto: Iqbal/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGOKabupaten Probolinggo menyandang predikat sebagai daerah dengan persentase penduduk miskin tertinggi nomor empat di Jawa Timur selama bertahun-tahun.

Pada Maret 2023, Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat, 205,02 ribu penduduk Kabupaten Probolinggo berada di bawah garis kemiskinan. Jika dipersentase, angka itu setara dengan 17,19 persen.

Pada tahun 2023, garis kemiskinan di Kabupaten Probolinggo ditetapkan sebesar Rp 514.274 per kapita per bulan.

Di atas Kabupaten Probolinggo, ada Kabupaten Sumenep yang 18,7 penduduknya miskin. Kemudian ada Kabupaten Bangkalan dengan 19,35 persen. Dan yang tertinggi adalah Kabupaten Sampang dengan penduduk miskin sebanyak 21,76 persen.

Lalu, sejak kapan sebenarnya predikat Kabupaten Probolinggo sebagai daerah dengan persentase penduduk miskin tertinggi nomor empat itu melekat?

Merujuk data BPS Jawa Timur, predikat tersebut telah melekat lebih dari satu dekade. Predikat itu terekam setidaknya sejak 2012 dan terus tak berubah hingga kini, meski dua periode pemerintahan bupati berlalu.

Bahkan, dalam beberapa tahun, daerah berpenduduk 1,15 juta jiwa menurut Sensus Penduduk tahun 2020 ini, pernah naik menjadi rangking tiga dengan persentase penduduk miskin terbanyak di antara 38 kabupaten/kota di Jatim.

Ranking Tiga Jatim

Kabupaten Probolinggo menjadi daerah dengan persentase penduduk miskin terbanyak ketiga Jatim pada tahun 2012. Kala itu, 22,22 persen penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan.

Di atas Kabupaten Probolinggo, ada Kabupaten Bangkalan dengan 24,70 persen; dan Kabupaten Sampang dengan 27,97 persen penduduknya berstatus miskin.

Posisi ranking tiga di Jatim ini, juga melekat pada daerah yang terdiri dari 325 desa dan 5 kelurahan ini pada tahun 2015. Saat itu, 20,82 persen penduduk Kabupaten Probolinggo hidup di bawah garis kemiskinan.

Akan halnya 2012, posisi di atas Kabupaten Probolinggo tak berubah: Bangkalan dan Sampang.

Komposisi tersebut tak mengalami perubahan hingga 2017. Secara berurutan, persentase penduduk miskin Kabupaten Probolinggo adalah 20,98 persen pada tahun 2016, kemudian menjadi 20,52 persen pada tahun 2017.

Ranking Empat Jatim

Kabupaten Probolinggo menempati ranking empat dengan persentase penduduk miskin terbanyak pada tahun 2013, 2014, 2018 dan seterusnya hingga sekarang.

Dalam komposisi ini, tiga daerah yang secara rutin berada di atas Kabupaten Probolinggo dalam hal persentase penduduk miskin adalah Kabupaten Bangkalan, Sumenep, dan Kabupaten Sampang. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES