Advertisement
Peristiwa Daerah

Pawai Ogoh Ogoh di Kota Malang, Polisi Ikut Sosialisasikan Keselamatan Lalu Lintas

Ini merupakan kolaborasi Polresta Malang Kota dengan Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Malang ... ...

TIMES Indonesia,
Pawai Ogoh Ogoh di Kota Malang, Polisi Ikut Sosialisasikan Keselamatan Lalu Lintas
Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas oleh Satlantas Polresta Malang ditengah Pawai Ogoh Ogoh sambut Hari Raya Nyepi. (Foto: Dok. Satlantas Polresta Malang Kota)
A-AA+

MALANG Satlantas Polresta Malang Kota mensosialisasikan keselamatan lalu lintas di tengah kegiatan pawai Ogoh Ogoh yang diarak keliling Kota Malang, Minggu (10/3/2024).

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno mengatakan pawai Ogoh Ogoh bersamaan dengan sosialisasi keselamatan berlalulintas ini merupakan kolaborasi Polresta Malang Kota dengan Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Malang dalam menyambut Hari Raya Nyepi Saka 1946 tahun 2024.

Advertisement

"Kami bersama dengan Ketua PHDI melaksanakan kolaborasi pawai keselamatan berlalulintas melalui karya seni Ogoh Ogoh. Ini merupakan bagian dari Art Policing," ujar Aris, Minggu (10/3/2024).

Satlantas-Polresta-Malang-2.jpg

Terlebih, saat ini Satlantas Polresta Malang Kota juga tengah menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2024 dan pemantauan lalu lintas pada libur panjang Nyepi dan Ramadan.

Aris mengungkapkan sesuai arahan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, dalam operasi kali ini pihaknya lebih mengedepankan upaya preemtif dan preventif untuk menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas sejak tanggal 4 Maret hingga 17 Maret 2024.

"Pawai keselamatan ini merupakan bagian dari kegiatan operasi Keselamatan Semeru 2024. Saya perintahkan jajaran untuk mengedukasi tertib lalu lintas warga Kota Malang secara masif demi terciptanya situasi kondusif," ungkapnya.

Advertisement

Pawai Ogoh Ogoh menyambut Hari Raya Nyepi ini turut diikuti oleh jajaran Forkopimda Kota Malang. 7 Ogoh Ogoh diarak mulai halaman Balai Kota Malang menuju Kayutangan Heritage dan kembali lagi ke Balai Kota Malang untuk selanjutnya dilaksanakan pembakaran Ogoh Ogoh sebagai simbol menghilangkan aura negatif di alam semesta.

Tentunya, dalam kegiatan ini juga menjadi upaya berkesinambungan kepolisian untuk terus mengimbau kepada masyarakat agar tidak melanggar aturan lalu lintas, karena kecelakaan lalu lintas bisa dimulai dari adanya pelanggaran.

"Ini bukti kami melaksanakan tindakan preemtif untuk memberikan imbauan dalam sebuah kegiatan, seperti hari ini," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia