Peristiwa Daerah

Pasca Pengumuman Hasil Pemilu, Pj Wali Kota Mojokerto Nilai Kondisi Kondusif

Jumat, 22 Maret 2024 - 18:45 | 14.35k
Pj Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro saat menyampaikan himbauan agar masyarakat Kota Mojokerto tetap kondusif seiring pengumuman presiden terpilih. (Dok. TIMES Indonesia)
Pj Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro saat menyampaikan himbauan agar masyarakat Kota Mojokerto tetap kondusif seiring pengumuman presiden terpilih. (Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MOJOKERTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengumumkan hasil penetapan rekapitulasi suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, di Jakarta, Rabu (20/3/2024). Menanggapi hal tersebut, Pj Wali kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro mengimbau agar masyarakat tetap kondusif.

"Saya harap agar mempercayakan semuanya kepada penyelenggara Pemilu. Apapun hasilnya, mari berprasangka baik kepada Allah Swt bahwa inilah yang terbaik untuk bangsa Indonesia,” ujar Ali Kuncoro, Jumat (22/3/2024).

Menurutnya, sudah saatnya masyarakat kembali bersatu pasca merenggang akibat perbedaan pilihan di masa Pemilu. Terlebih, saat ini umat Islam tengah memasuki bulan Ramadan, dimana sudah semestinya fokus beribadah dan menebar kebaikan.

"Apalagi ini bulan Ramadan. Jangan sampai kita mengotori hati kita dengan ujaran-ujaran kebencian atau emosi yang tidak perlu. Tidak hanya di aktivititas sehari-hari, tapi juga di dunia maya, di sosial media," tambah sosok yang akrab disapa Mas Pj ini.

Lebih lanjut, Mas Pj juga mengingatkan sebentar lagi akan dilakukan Pilkada serentak. Warga Kota Mojokerto akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Wali kota dan Wakil Wali Kota. Oleh sebab itu ia meminta kepada masyarakat untuk bersiap dan berupa menjaga ketentraman daerah.

"27 November nanti kita akan ada pesta demokrasi Pilkada. Jadi, fokusnya ganti ke daerah masing-masing. Panjenengan silahkan bersiap, diamati, siapa yang harus dipilih. Dengan tetap memastikan tidak ada gesekan selama menuju ataupun pelaksanaan hari-H," terang Mas Pj.

Tidak lupa, pihaknya juga mengapresiasi kepada tokoh masyarakat yang telah menjadi jembatan dalam menjaga keharmonisan di Kota Mojokerto.

"Ini juga pasti berkat doa-doa para kyai dan tokoh agama lainnya. Jadi matur nuwun (terima kasih), insya Allah kita akan terus berikhtiar secara fisik dan juga jalur langit," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES