Peristiwa Daerah

Upaya Keselamatan, 25 Kapal Penyeberangan di Gili Ketapang Dapat Bantuan Life Jacket

Kamis, 04 April 2024 - 18:24 | 14.28k
Petugas bagikan life jacket ke sejumlah pemilik kapal penyeberangan Gili Ketapang Probolinggo. (Foto: Satpolairud Polres Probolinggo Kota for TIMES Indonesia).
Petugas bagikan life jacket ke sejumlah pemilik kapal penyeberangan Gili Ketapang Probolinggo. (Foto: Satpolairud Polres Probolinggo Kota for TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo, bersama Satpolairud Polres Probolinggo, dan Polres Probolinggo Kota, membagikan puluhan jaket pelampung.

Pembagian dilakukan pada Kamis (4/4/2024) pagi di Pelabuhan Tanjung Tembaga, menyasar kapal tradisional penyeberangan menuju Gili Ketapang.

Kepala KSOP Probolinggo, Taufikur Rahman, mengatakan, pembagian jaket pelampung gratis ini bertujuan untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran, terutama bagi kapal penyeberangan tradisional antara Pulau Gili Ketapang dan Probolinggo.

"Total ada 25 life jacket telah kami bagikan kepada 25 nahkoda kapal tradisional. Selain itu, sesuai peraturan, life jacket ini wajib digunakan oleh penumpang kapal selama perjalanan penyeberangan," kata Taufik.

Setelah pembagian jaket pelampung, petugas juga melakukan pengecekan kapal penyeberangan, mulai dari kondisi kapal hingga alat keselamatan kapal.

Kasat Polairud Polres Probolinggo, AKP Slamet Prayitno, menambahkan, langkah yang dilakukan oleh petugas gabungan tersebut juga berkaitan dengan keselamatan transportasi laut atau penyeberangan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Diketahui bersama, menjelang Ramadan ke-27, banyak warga Pulau Gili yang melaksanakan tradisi petolekoran.

Tradisi ini merupakan kegiatan di mana warga Gili datang ke Kota Probolinggo untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan menyambut Idul Fitri, mulai dari sembako, kue, pakaian, dan lainnya.

Dengan demikian, penting untuk menjaga keselamatan warga saat proses penyeberangan, baik saat berangkat maupun saat pulang atau kembali ke pulau.

“Kami juga mengimbau kepada nahkoda kapal, dimana selama arus mudik dan balik lebaran, dilarang mengangkut penumpang melebihi kapasitas,” tutup Slamet. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES