Video KDRT Hebohkan Banyuwangi, Pimpinan DPRD : Saya Minta Diusut Tuntas

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Publik Banyuwangi, Jawa Timur, dihebohkan beredarnya video dugaan aksi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Rekaman tersebut diunggah oleh Sharon Milan, yang tak lain adalah korban sendiri melalui akun media sosial (medsos) Instagram (Ig) pribadinya @sharonmilan.
Dalam postingan, korban bukan hanya menceritakan penderitaan serta upaya menempuh keadilan yang telah dilakukan. Tapi dia juga mengunggah rekaman perbuatan ala bar-barian yang diduga dilakukan oleh suami serta keluarganya. Dan itu terjadi diruang terbuka dan disaksikan banyak orang.
Advertisement
"Telah terjadi pemukulan terhadap saya di jalan Kalasan, Penganjuran, depan rumah pager putih, tanggal 31 Maret 2024, hari minggu jam 9 pagi," tulisnya dalam postingan, Selasa 9 April 2024.
"Kejadianya didalam mobil gojek warna hitam. Saya dikeroyok oleh suami dan keluarganya. Mohon netizen Banyuwangi, untuk membantu saya," lanjutnya dalam postingan.
Sontak kejadian ini langsung mengoyak suasana suka cita hari raya Idul Fitri 2024, yang sedang dirayakan masyarakat serta peselancar dunia maya Bumi Blambangan. Ribuan komentar bermunculan sebagai bentuk reaksi keprihatinan. Bahkan sejumlah tokoh nasional pun ikut menyuarakan semangat perjuangan menempuh keadilan.
Politisi Partai Demokrat sekaligus Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, SH, MH juga ikut bersuara. Sebagai wakil rakyat dari unsur pimpinan dewan, dia meminta Polresta Banyuwangi, hadir dengan melakukan ungkap kasus dugaan KDRT tersebut.
"Saya minta diusut tuntas," katanya, Jumat (12/4/2024).
Politisi partai Mercy yang rajin turun ke masyarakat ini berharap polisi bisa membongkar ada apa dibalik viralnya video dugaan KDRT yang menimpa Sharon Milan. Jika memang benar terdapat unsur pidana, maka penegakan supremasi hukum harus dijalankan tanpa pandang bulu.
"Selama ini citra Banyuwangi sangat baik dan harum. Jangan sampai semua rusak gara-gara munculnya vide viral yang itu berisi perjuangan seorang wanita yang ingin mendapatkan keadilan," cetus Michael.
"Ketika ada perjuangan mendapatkan keadilan, tentunya karena ada individu yang merasa belum mendapat keadilan. Yang artinya, Banyuwangi, tercitrakan belum ada pemerataan keadilan, itu tidak boleh terjadi," imbuhnya.
Sebagai wakil rakyat, Michael menilai kinerja kepolisian di Banyuwangi, sudah sangat profesional. Kepemimpinan Kapolresta, Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK, M Si, diakui sangat tegas dan tanpa pandang bulu dalam penegakan hukum dikabupaten paling ujung timur pulau Jawa.
"Jika dugaan KDRT yang sedang viral benar-benar terdapat unsur pidana, kami yakin Bapak Kapolresta Banyuwangi, akan menindak tegas," ujarnya.
Untuk diketahui, video dugaan KDRT yang diunggah Sharon Milan, kini sudah menjadi konsumsi netizen se antero Indonesia. Bahkan demi mendapatkan keadilan, korban dikabarkan akan didampingi pengacara kondang Hotman Paris. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Ferry Agusta Satrio |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |