Peristiwa Daerah

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Rumah di Kaliwates Positif Jentik Nyamuk Demam Berdarah

Jumat, 26 April 2024 - 17:31 | 19.77k
Petugas Puskesmas Kaliwates mengecek kondisi bak mandi di salah satu rumah warga. (FOTO: M. Abdul Basid/TIMES Indonesia)
Petugas Puskesmas Kaliwates mengecek kondisi bak mandi di salah satu rumah warga. (FOTO: M. Abdul Basid/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JEMBER – Curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Jember, Jawa Timur (Jatim) menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Salah satu yang diperhatikan yakni potensi munculnya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

DBD merupakan penyakit yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak pada media air.

Nyamuk ini biasanya menjadikan genangan air yang tidak terawat, seperti bekas air hujan sebagai tempat bertelur.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kelurahan Kebonagung bersama Puskesmas Kaliwates dan PT Arjuna Muda melakukan pemberantasan nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD dengan cara sosialisasi ke masyarakat dan kerja bakti.

Lurah Kebonagung Zaenal Safi'i mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan pada Jumat (26/4/2024) tersebut merupakan arahan dari Bupati Jember Hendy Siswanto, berkaitan dengan pencegahan wabah DBD di Kabupaten Jember.

"(Kegiatan ini, Red) sesuai surat imbauan dari bapak bupati, kami melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dengan kerja bakti bersama dengan masyarakat," kata Zaenal.

Tidak hanya itu, dia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga untuk mencegah penyakit tidak menular (PTM) lainnya, salah satunya stunting.

"Jadi kami juga melakukan PTM ke warga, sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam pencegahan penyakit tidak menular," jelas dia.

"Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap ibu hamil dan anak untuk penekanan angka stunting," tambahnya.

Dari lapangan, dia mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah rumah warga yang ditemukan jentik nyamuk.

"Dari 40 rumah diperiksa, tiga rumah positif jentik nyamuk. Jadi Angka Bebas Jentik (ABJ)-nya 93 persen. Angka ini kurang aman karena ABJ yang baik adalah 95 persen," terang dia. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES