Peristiwa Daerah

Desainer Nurul Sihabudin Menandai 15 Tahun Berkarya Lewat Koleksi Ramaniya

Jumat, 26 April 2024 - 19:51 | 18.10k
Elegant Batik by Nurul Sihabudin menampilkan koleksi terbaru bertema Ramaniya, Jumat (26/4/2024). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Elegant Batik by Nurul Sihabudin menampilkan koleksi terbaru bertema Ramaniya, Jumat (26/4/2024). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Desainer Nurul Sihabudin kembali meluncurkan koleksi busana eksklusif berbahan Wastra Nusantara.

Deretan koleksi terbaru ini sekaligus menandai 15 tahun kiprah Elegant Batik by Nurul Sihabudin di industri fashion Tanah Air.

Mengusung tajuk Ramaniya, koleksinya memiliki makna menawan dan mempesona. 

Nurul-Sihabudin-3.jpg

Trunk show Elegant Batik by Nurul Sihabudin menandai 15 tahun berkarir di industri fashion, Jumat (26/4/2024). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

"Di usia 15 tahun ini saya menampilkan koleksi eksklusif terbaru bertema Ramaniya. Baru kita luncurkan pada saat anniversary 15 tahun ini," kata Nurul saat acara trunk show di Galeri Elegant Batik, Rungkut Asri, Surabaya, Jumat (25/4/2024).

Total ada 24 looks gaun perempuan dengan brand Elegant Batik miliknya tersebut. Dari keseluruhan, delapan looks merupakan busana berbahan tekstil printing, delapan busana lain merupakan paduan brokat dan payet, serta delapan koleksi utama adalah kombinasi batik, tenun, songket dan lurik. 

Nurul menyatakan tetap setia pada batik sebagai bahan utama pembuatan busana. Namun, kali ini ia mengaku berani mengusung konsep baru padu berupa padan batik, tenun, lurik, songket dengan kain tekstil beraneka motif. 

Nurul-Sihabudin-2.jpg

Desainer Nurul Sihabudin sekaligus Owner Elegant Batik, Jumat (26/4/2024). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Seperti brokat, payet, bordir dari bahan printing. Kombinasi itu kian mempercantik penampilan berbusana. Ada gamis, casual, formal ready to wear dengan warna-warna nude dan natural.

"Jadi konsepnya lebih luas lagi," ujarnya.

Gamis batik dan tekstil memang tengah naik daun. Banyak wanita muslimah di Indonesia memilih gamis dengan sentuhan warisan budaya ini. Kebanyakan dipakai saat acara formal. Batik juga bisa digunakan sebagai outer pelengkap busana dengan dalaman berwarna polos atau model two piece.

"Untuk acara formal bisa menggunakan padu padan batik, tenun dengan dalaman polos juga bisa," tandasnya.

Nurul Sihabudin sendiri tak bisa dipisahkan dari batik sejak kali pertama terjun sebagai desainer pada 2009 lewat merek busana Elegant Batik. 

"Kita harus tetap istiqomah, berkreativitas dan berusaha menampilkan yang terbaik untuk para customer," jelasnya.

Karyanya kerap tampil di ajang fashion show busana. Batik yang diakui sebagai warisan dunia asli Indonesia adalah kekayaan yang harus terus dilestarikan. 

"Anak muda sekarang juga sudah banyak yang memakai batik dengan model yang sangat trendy dan girly," ungkap wanita kelahiran Madiun tersebut.

Kepada generasi muda ia berpesan agar tetap mencintai Wastra Nusantara sebagai warisan budaya Bangsa Indonesia.

Nurul Sihabudin juga membagikan tips merawat batik agar selalu awet dan bisa menjadi koleksi sepanjang masa. Yaitu teknik mencuci menggunakan bahan dry clean atau memanfaatkan bahan lerak alami yang sudah banyak diproduksi pabrikan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES