Peristiwa Daerah

Lestarikan DAS Brantas, Ratusan Relawan Lingkungan Hidup Lakukan 3 Aksi Berikut

Sabtu, 27 April 2024 - 18:46 | 13.65k
Relawan saat menanam pohon bersama. (Foto: Yobby/TIMES Indonesia)
Relawan saat menanam pohon bersama. (Foto: Yobby/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Para pecinta lingkungan hidup yang terdiri dari ratusan anggota komunitas lingkungan dan relawan lingkungan, Sabtu (27/04/2024), memadati kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, Kota Kediri. 

Kehadiran mereka untuk bergotong royong bersama menanam pohon serta menebar benih ikan di kawasan DAS Brantas, baik di sisi timur ataupun barat. Selain menanam pohon dan menebar benih, para relawan juga bahu membahu membersihkan sisi Sungai Brantas. 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri Indun Munawaroh mengungkapkan jenis pohon yang ditanam adalah bisa untuk memperkuat tanah seperti buni, jati belanda, mundu, ketepeng, beringin, kluwak, gayam karet kebo, asam, serta kayu lanang. 

Indun mengungkapkan ada sekitar 300 bibit pohon yang ditanam bersama-sama. Pohon-pohon yang ditanam tidak hanya memiliki fungsi memperindah Kota Kediri tapi juga memiliki fungsi pelestarian lingkungan. 

"Kita melibatkan sekitar hampir 1.170 relawan serta personel TNI - Polri serta OPD. Penanaman pohon tersebut untuk menguatkan bibir Sungai Brantas yang masuk dalam wilayah Kota Kediri," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri Indun Munawaroh. 

Sementara, untuk benih ikan yang ditebar adalah jenis ikan lokal seperti wader, tawes, baderbang, sengkaring, serta nilem. Ada lebih dari 100 ribu benih ikan yang ditebar dalam kesempatan tersebut. 

"Kita mendapatkan sekitar 100 ribu benih ikan dari provinsi dan 15 ribu dari relawan WWI," tambahnya. 

Ketiga aksi yang dilakukan dalam kesempatan tersebut dilakukan untuk memperingati Hari Bumi sekaligus Hari Air Dunia. Pj Wali Kota Kediri Zanariah mengaku bangga melihat partisipasi luar biasa dari semua elemen masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Kediri memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga kelestarian dan keindahan alam. 

Diharapkan komitmen ini bisa ditularkan di lingkungan sekitar. Bisa dimulai dari kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, tidak memakai setrum, racun ataupun bom ikan di sungai, serta aktif menjaga aliran air tetap bersih.

"Kegiatan seperti ini menjadi kebutuhan Kota Kediri. Harus kita jaga untuk kebersihan lingkungan kota kediri agar sehat dan nyaman," tuturnya.

Zanariah menambahkan sungai yang mengalir di tengah Kota Kediri ini merupakan sumber kehidupan bagi banyak makhluk. Sebagai masyarakat, sudah menjadi tanggung jawab untuk menjaganya tetap bersih dan sehat. 

"Mudah-mudahan benih ikan yang kita tebar di DAS Brantas ini dapat menjaga keseimbangan ekosistem sungai dan bermanfaat. Jadi, jangan langsung ditangkap setelah ditebar, biarkan tumbuh besar," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES