Peristiwa Daerah

Pantai Bohay Sediakan Mesin EDC dan QRIS untuk Kemudahan Transaksi Wisatawan

Minggu, 28 April 2024 - 14:33 | 14.49k
Pantai Bohay Desa Binor Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)
Pantai Bohay Desa Binor Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Tak jarang wisatawan yang mengalami kehilangan duit dan barang saat berkunjung ke lokasi wisata.

Untuk menekan terjadinya itu, Manajemen Wisata Pantai Bohay Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menyediakan mesin EDC dan QRIS dari BRI.

Merchant tersebut guna membantu wisatawan untuk mudah dalam bertransaksi dan aman saat berwisata.

Wisata Pantai Bohay merupakan wisata milik Desa Binor yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pantai Bohay yang juga menyediakan resto dan kafe di bibir pantai tersebut, telah berhasil membawa prestasi Desa BRIlian pada tahun 2022. Desa Binor mendapat juara 4 dalam batch 2 tersebut.

Pantai Bohay tersebut berada dekat di area PLTU Paiton atau sisi paling ujung timur Kabupaten Probolinggo. Wisata ini juga berjarak sekitar 20 meter dari jalur pantura Surabaya-Banyuwangi. Aksesnya yang mudah membuat wisata tersebut tak pernah sepi dari pengunjung lokal hingga luar daerah.

Tingginya intensitas kunjungan wisatawan tersebut, pihak manajemen menyediakan mesin EDC dan QRIS dari BRI sebagai kemudahan transaksi pada wisatawan yang berkunjung. Sehingga mereka tidak perlu repot-repot mengeluarkan duit dari dompet di tengah keramain. Transaksi dapat dilakukan cukup dengan menggunakan ponsel atau kartu debit.

Mengutip dari laman resmi BRI, Mesin Electronic Data Capture (EDC) yang dapat digunakan untuk menerima transaksi pembayaran dengan menggunakan Kartu Debit, Kartu Kredit, Kartu Prepaid, serta QRIS yang tentunya memudahkan transaksi, lebih cepat, dan terjaga keamanannya.

Pantai-Bohay-Desa-Binor-2.jpg

“Jadi tidak perlu pakai uang cash untuk bayar di pantai ini. Pengunjung bisa melakukan transaksi menggunakan kartu atau ponsel saja. Demi keamanan dan kemudahan pengunjung,” kata Kepala Desa Binor, Hostifawati.

Ia menyebutkan, tidak sedikit pengunjung yang menggunakan pembayaran digital tersebut. Tak sedikit dari mereka yang sudah melek dengan teknologi. Terlebih lagi pengunjung dari luar kota, mereka lebih menyukai pembayaran menggunakan kartu. Karena tidak ribet dengan kembalian.

“Mereka suka dengan pembayaran digital karena tidak rempong. Mereka pun sangat suka karena tidak bingung dengan uang kembalian. Lebih lagi itu menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti copet dan kehilangan. Kami pun dari pihak manajemen merasa terbebani jika terjadi hal demikian,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Ardiansyah mengaku, salut dengan perkembangan digital yang dilakukan oleh Pantai Bohay. Pembayaran digital yang disediakan sangat membantu para pengunjung yang dari luar daerah atau mereka yang tidak membawa uang cash.

“Kami sangat terbantu dengan pembayaran digital itu. Kami tidak harus ambil uang ke atm dulu dan sebagainya. Terlebih lagi, sekarang sudah jamannya untuk digital. Transaksi lebih muda dan cepat,” kata pria asal Surabaya tersebut.

Kepala Cabang BRI Probolinggo, Indrayana menyampaikan, merchant BRI tentunya akan membantu para pelaku usaha dan nasabahnya dalam transaksi. Baik di lokasi wisata maupun di pasar. Selain mudah dan cepat, transaksi menggunakan QRIS dan EDC itu untuk mengurangi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Apalagi saat liburan ke wisata. Banyak orang dan bawa barang banyak. Jadi dengan menyediakan EDC itu pengunjung akan mudah bertransaksi tanpa harus mengeluarkan duit. Cukup dengan ponsel atau kartu debit,” paparnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES