Peristiwa Daerah

Rencana Pembangunan Hotel di Taman Krida Budaya Jatim Kota Malang Masih Tahap Negoisasi

Minggu, 28 April 2024 - 15:39 | 20.63k
Taman Krida Budaya Jatim (TKBJ) di Suhat, Kota Malang yang bakal jadi hotel berbintang. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Taman Krida Budaya Jatim (TKBJ) di Suhat, Kota Malang yang bakal jadi hotel berbintang. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANGTaman Krida Budaya Jatim (TKBJ) yang berada di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) Kota Malang rencananya bakal dibangun hotel berbintang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pemkot Malang melalui Disnaker-PMPTSP Kota Malang sebagai pemegang perizinan.

Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan menyebut bahwa hingga saat ini rencana pembangunan hotel masih dalam tahap negosiasi antara pihak Pemrov Jatim dengan para investor yang mendaftar.

"Sekarang masih proses untuk kerjasama atau pemanfaatan. Masih proses negoisasi," ujar Arif, Minggu (28/4/2024).

Saat ini, sudah ada beberapa investor yang mendaftar untuk memperebutkan hak atas pembangunan hotel berbintang tersebut.

Lelang investasi juga masih berproses untuk menentukan siapa investor pembangunan hotel dan Arif mengungkapkan bahwa seluruh investor yang mendaftar, yakni investor dalam negeri.

"Nanti kan ada lelang investasi dari peminat akan dipilih sesuai aturan. Kayaknya sudah ada tiga (investor) semua perusahaan nasional, bukan luar negeri," ungkapnya.

Saat ditanya apakah Pemkot Malang mendukung rencana tersebut, Arif menegaskan jika seluruhnya sesuai legal dan aturan, Pemkot Malang mendukung penuh rencana pembangunan hotel tersebut.

"Jika sesuai dengan legal, sesuai syaratnya dan peruntukan lahan diizinkan, kita akan bantu," katanya.

Terlebih, rencana pembangunan hotel berbintang di kawasan Taman Krida ini juga menjadi momen baik bagi Kota Malang untuk melampaui target investasi di Kota Malang.

Dikatakan Arif, tahun 2024 ini ditargetkan investasi mampu mencapai Rp1,4 triliun. Apalagi di tahun 2023 sudah mampu mencapai Rp2 triliun, harapannya tahun ini bisa melebihinya.

"Mudah-mudahan tahun ini bisa naik lagi (target investasi). Kita membantu perizinannya," imbuhnya.

Sementara, saat ditanya soal syarat hingga nasib masyarakat maupun pelaku UMKM yang ada di sekitaran Taman Krida Budaya, Arif meminta masyarakat tak perlu khawatir. Sebab, nantinya saat mengurus AMDAL lingkungan, warga dan pelaku UMKM akan dilibatkan.

"AMDAL lingkungan warga Kota Malang gak perlu khawatir, karena nanti akan tetap kita libatkan. Sehingga, apa yang menjadi masukan dan keinginan warga, akan kita tuangkan dalam AMDAL nanti," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES