Peristiwa Daerah

Pasangan Suami Istri Meninggal dalam Kecelakaan Rombongan Moge di Probolinggo

Minggu, 28 April 2024 - 21:17 | 114.78k
Proses evakuasi korban laka. (Foto: Rizky Putra Dinasti/TIMES Indonesia)
Proses evakuasi korban laka. (Foto: Rizky Putra Dinasti/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGOKecelakaan beruntun yang melibatkan rombongan Motor Gede (Moge) berujung tragis dengan meninggalnya sepasang suami istri.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Tongas, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (28/04/2024) sekitar pukul 15.15.

Pasangan suami istri yang menjadi korban meninggal adalah anggota rombongan Moge tersebut. Mereka adalah dr. Abdul Azis, seorang dokter spesialis orthopedi yang bertugas di RSUD Grati Pasuruan, dan istrinya, Erysha Kartika.

Selain dua korban meninggal, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan empat pengendara lainnya luka-luka serta kerusakan pada beberapa kendaraan.

Menurut Layli (50), warga Dusun Beji, rombongan Moge yang dikawal kendaraan Patwal Polisi melaju dari arah timur ke barat.

Saat itu, kendaraan NMax memotong jalur rombongan. Meski jalurnya satu arah, perbedaan kecepatan membuat motor NMax tersenggol dan menyebabkan salah satu Moge oleng ke kanan melewati batas marka tengah.

Moge tersebut akhirnya bertabrakan dengan sebuah mobil jenis Inova Riborn yang melaju berlawanan arah. Akibat tabrakan itu, pengendara beserta penumpang terpental hingga beberapa meter.

"Akibat tabrakan itu, Moge yang oleng ke kanan langsung dihantam mobil dari arah berlawanan. Dan pengendaranya sekaligus yang dibonceng meninggal dilokasi kejadian. Sementara, beberapa terjatuh akibat rombongan yang melaju cukup kencang," kata Layli.    

Gede Made (45), pengendara motor NMax asal Bali, menceritakan bahwa saat rombongan Moge mendadak mengerem, ia yang berada di belakang menghindar ke kiri.

Namun, beberapa Moge dari belakang juga kaget dan menabrak bagian belakang Moge di depannya. 

"Jadi ada moge melakukan pengereman mendadak, ditabrak moge yang dibelakangnya dan oleng jatuh mengenai saya," kata Made saat ditemui di RS Tongas.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Probolinggo Kota, IPTU Tohari menyatakan, kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan.

Namun, secara garis besar, kecelakaan terjadi karena pengendara Moge menghindari kendaraan NMax putih yang tiba-tiba menyeberang, sehingga terjadi pengereman mendadak yang berujung pada tabrakan beruntun.

Dalam kecelakaan itu, tiga Moge mengalami kerusakan berat, dua kendaraan roda empat mengalami kerusakan berat dan ringan, serta satu motor NMax hitam milik warga Bali mengalami kerusakan ringan.

Petugas masih mencari keberadaan NMax putih yang menyeberang sembarangan dan menjadi penyebab kecelakaan.

"Dua korban meninggal dari pengendara Moge, langsung kami bawa ke RSUD Tongas. Sementara korban luka ada di RSUD dr. Moh Saleh Kota Probolinggo dan RSUD Tongas. Saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan," tutup Tohari. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES