Peristiwa Daerah

Pasca Gempa Garut, Daop 2 Bandung Pastikan Perjalanan KA Aman

Minggu, 28 April 2024 - 20:56 | 18.53k
Salah satu Kertea Api saat melintas di stasiun kereta api Tasikmlaya, beberapa waktu yang lalu (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)
Salah satu Kertea Api saat melintas di stasiun kereta api Tasikmlaya, beberapa waktu yang lalu (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TASIKMALAYA – Pukul 23.29 WIB pada Sabtu malam, 27 April 2024, gempa bumi dengan kekuatan mencapai M 6,5 telah mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat. Episentrum gempa terletak sekitar 151 kilometer barat daya dari Kabupaten Garut.

Guncangan tersebut sempat membuat sejumlah perjalanan kereta api terganggu serta dirasakan di beberapa di Jawa Barat termasuk berdampak pada beberapa warga di Kota Tasikmalaya 

Manajer Humas Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi, saat dikonfirmasi TIMES Indonesia memastikan bahwa perjalanan kereta api khususnya di wilayah Daop 2 Bandung aman. Ayep Hanapi menyatakan bahwa Daop 2 Bandung segera memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) pada kereta api saat gempa terjadi. 

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa jalur yang akan dilewati tidak terdapat kendala yang dapat membahayakan perjalanan.

"Tindakan cepat ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan pada jalan rel maupun struktur jembatan di wilayah Daop 2 Bandung, serta untuk mengantisipasi gangguan pada perjalanan kereta api," ujar Ayep, Minggu, 28 April 2024.

Dampak gempa tersebut mempengaruhi 11 kereta api antara lain PLB 7027A (KA Pangandaran), KA 385 (Commuterline Bandung Raya), KA 348 (Commuterline Bandung Raya), KA 238 (KA Kahuripan), KA 255 (KA Serayu), KA 181 (KA Baturaden Ekspres), KA 93 (KA Lodaya), KA 86 (KA Mutiara Selatan), KA 260 (KA Kutojata Selatan), KA 256 (KA Serayu), dan KA 369 (Commuterline Bandung Raya).

Namun, setelah dilakukan pengecekan menyeluruh pada Minggu, 28 April 2024, pukul 00.33 WIB, seluruh lintas Daop 2 Bandung dinyatakan aman untuk dilalui. Ayep Hanapi menegaskan bahwa seluruh perjalanan kereta api aman pasca gempa. Tidak hanya lintasan rel, tidak ada dampak kerusakan yang signifikan di stasiun-stasiun akibat gempa tersebut.

"Dengan ini, Daop 2 Bandung mengucapkan permohonan maaf atas penundaan beberapa kereta api karena dilakukan pengecekan jalur demi keamanan perjalanan para penumpang," tambah Ayep.

Meskipun situasi telah kembali normal, Daop 2 Bandung tetap mengimbau agar seluruh petugas dan penumpang tetap waspada terhadap potensi guncangan susulan atau gangguan lainnya. Dengan langkah proaktif dan kerjasama yang solid diharapkan keamanan perjalanan kereta api di wilayah tersebut dapat terus terjamin. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES