Peristiwa Daerah

Wujudkan Toleransi Antar Umat Beragama di Denpasar, Ini Permintaan DMI ke Wali Kota

Minggu, 28 April 2024 - 22:41 | 26.33k
Wali Kota Denpasar saat melayani sejumlah pertanyaan awak media usai hadiri acara halal bihalal di Masjid Al Ihsaan Sanur. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
Wali Kota Denpasar saat melayani sejumlah pertanyaan awak media usai hadiri acara halal bihalal di Masjid Al Ihsaan Sanur. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, DENPASARDewan Masjid Indonesia Kota Denpasar mengundang Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jayanegara dalam kegiatan halal bihalal yang di gelar di Masjid Al Ihsaan Sanur, Denpasar, Minggu (28/4/2024).

Selain dihadiri Wali Kota dan sejumlah unsur forkopimda, acara Halal Bihalal tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pengurus masjid, mushola, serta majelis taklim.

Ketua DMI Kota Denpasar, Mardi Soemitro, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan bersilaturahim dalam acara tersebut.

"Ini adalah momen yang penuh manfaat," cetusnya.

Mardi menyampaikan beberapa permasalahan dan keinginan dari warga, seperti kenaikan tarif parkir, insentif bagi pengurus masjid, serta pembatasan Warung Madura.

"Kami berharap fasilitas bagi umat Muslim yang hendak naik haji, serta bisa memberangkatkan tokoh Muslim yang kurang mampu untuk melaksanakan ibadah haji," harapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan dari pemerintah dalam menjaga keberlangsungan organisasi keagamaan.

"Kami berharap juga adanya bantuan sosial (bansos) dan dana hibah untuk operasional organisasi Islam di Denpasar, dan saat ini kami sedang berkomunikasi dengan pihak terkait, termasuk Wali Kota," tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memberikan apresiasinya atas upaya DMI memfasilitasi silaturahim umat Muslim di Kota Denpasar.

"Acara ini memang rutin dilaksanakan sebelumnya, namun terkadang keterbatasan waktu menghambat kami untuk berinteraksi dengan tokoh agama dan masyarakat setempat, " jelasnya.

Untuk itu, pihaknya sangat berterima kasih kepada Dewan Masjid Indonesia Denpasar yang telah membuka ruang untuk silaturahim dengan umat Muslim di Denpasar.

Menyambung aspirasi Mardi Soemitra, Wali Kota Jayanegara berharap agar hubungan silaturahim antara pemerintah dan umat Muslim dapat terus terjaga.

Dia menekankan pentingnya memperkuat indeks toleransi beragama di kota tersebut, dengan memberikan contoh dari daerah lain seperti Sulawesi Utara dan Singkawang yang telah berhasil mempertahankan tingkat toleransi dengan baik.

"Kami berharap warga kota ikut berkontribusi dalam memelihara toleransi terhadap umat beragama," tuturnya.

Ia berharap Kota Denpasar dapat menjadi contoh sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kerukunan antar umat beragama dengan terus memperkuat kerjasama antara pemerintah dan umat Muslim. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES