Peristiwa Daerah

Transformasi Pendidikan Indonesia, Ini yang Dilakukan Kemendikbudristek RI di Bali

Senin, 29 April 2024 - 08:44 | 10.89k
Galau Nusantara yang digelar Kemendikbudristek bersama duta teknologi se-Indonesia di Bali. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
Galau Nusantara yang digelar Kemendikbudristek bersama duta teknologi se-Indonesia di Bali. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BALI – Gala Nusantara di Bali digelar Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)  dengan tujuan untuk menguatkan kolaborasi dan memberikan apresiasi kepada Duta Teknologi dan Kapten belajar.id.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Sinergi BLPT dan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) bersama Duta Teknologi dan Kapten belajar.id Tahun 2024.

“Sinergi dan kolaborasi yang terjalin selama ini memberikan refleksi yang mendalam terhadap transformasi pendidikan Indonesia, " tutur Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Wibowo Mukti, Senin (29/4/2024).

Ia menambahkan bahwa Pusdatin, BLPT, dengan seluruh Duta Teknologi dan Kapten belajar.id adalah bagian dari perjalanan sukses Merdeka Belajar, dengan membangun jejaring dan pembinaan yang tepat, serta distribusi dan pemanfaatan platform pendidikan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Sebagai momentum kilas balik 11 tahun Rumah Belajar yang merupakan cikal bakal dari Duta Teknologi, turut hadir dalam acara tersebut Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Tahun 2011-2017, Ari Santoso; Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahun 2017-2020, Gogot Suharwoto; dan Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Tahun 2020-2023, Muhamad Hasan Chabibie.

Ari Santoso membagikan cerita tentang awal mula berdirinya Rumah Belajar yang diawali dengan meluncurkan Rumah Belajar pada tahun 2011.

"Ini dilandasi melihat pentingnya platform pembelajaran untuk kondisi pendidikan di Indonesia, terutama dalam pemerataan akses layanan pendidikan hingga ke daerah pelosok,” ujarnya.

Adapun yang disampaikan Hasan Chabibie  bahwa Duta Teknologi adalah nyala api belajar dunia pendidikan Indonesia, karena aktivitas merekalah yang mendorong para peserta didik untuk terus menimba ilmu meski menghadapi berbagai keterbatasan, terutama saat pandemi Covid-19.

"Untuk itu, kami mengimbau kepada para Duta Teknologi agar tidak berhenti belajar, karena sejatinya teknologi akan terus berkembang di masa depan," katanya.

Sementara itu, Gogot Suharwoto menambahkan  bahwa pihaknya mengadakan seleksi Duta Rumah Belajar angkatan pertama. Dengan platform yang dibangun dengan baik, penggunaan empat level kompetensi, serta keberadaan para duta yang luar biasa.

"saya yakin program ini akan menjadi besar ke depannya,” jelasnya.

Semarak Gala Nusantara pun ditutup dengan peragaan busana oleh 232 Duta Teknologi dan Kapten belajar.id dari 37 Provinsi dan 1 Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang tampil dengan pakaian adat dari daerah masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Balai Layanan Platform Teknologi memberikan apresiasi kepada Duta Teknologi Berkobar 2024 berdasarkan kinerja dan aktivitas yang sudah dilakukan pada Januari 2024 hingga saat ini.

Adapun apresiasi terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Jumlah Pengimbasan Terbanyak, diberikan kepada 5 orang Duta Teknologi dengan frekuensi sosialisasi terbanyak, Jumlah Peserta Pengimbasan Terbanyak, diberikan kepada 5 orang Duta Teknologi yang mendapatkan jumlah peserta paling banyak saat melakukan sosialisasi; dan Jumlah Total Pengimbasan Terbanyak, diberikan kepada tim Duta Teknologi provinsi yang melaksanakan jumlah terbanyak berdasarkan rekap gabungan dari tim provinsi tersebut.

Untuk kategori Jumlah Pengimbasan Terbanyak, Terbaik I diraih oleh Deni Rohendi, Duta Teknologi Provinsi Jawa Barat; Terbaik II diraih oleh Sudomo, Duta Teknologi Provinsi Nusa Tenggara Barat; Terbaik III diraih oleh Eva Deliana Bangun, Duta Teknologi Provinsi Aceh; Terbaik IV diraih oleh Yazid Husain, Duta Teknologi Provinsi Sulawesi Tenggara; dan Terbaik V diraih oleh Seri Amalia, Duta Teknologi Provinsi Aceh.

Selanjutnya, pada kategori Jumlah Peserta Pengimbasan Terbanyak, Terbaik I diraih oleh Rachmad Effendi Teguh, Duta Teknologi Provinsi Jawa Timur; Terbaik II diraih oleh Kiki Niken Saputri, Duta Teknologi Provinsi Jawa Timur; Terbaik III diraih oleh Eka Nurviana Fatmawati.

Kemudian, penghargaan  dari Kemendikbudristek  untuk Duta Teknologi Provinsi Jawa Timur terbaik IV diraih oleh Gufron Firmansyah, Duta Teknologi Provinsi Kalimantan Tengah; dan terbaik V diraih oleh Nur Ernawati, Duta Teknologi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian untuk kategori Total Pengimbasan Terbanyak diraih oleh Tim Duta Teknologi Provinsi Nusa Tenggara Barat. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES